Ban Pecah, Mobil Avansa Terlempar ke Sawah Hingga Ringsek

01 Jun 2019
117 times

Lintasjatim.com, NGANJUK - Perjalanan Salam, 40, warga asal Desa Kampung Kadinding, Kecamatan Kibin, Serang, Banten menuju ke Surabaya Selasa (28/5) siang lalu harus terhenti di tol KM 666+800, di Desa Pisang, Patianrowo. Ini setelah mobil Toyota Avanza yang dikemudikannya mengalami pecah ban. Akibatnya, kendaraan menabrak pagar pembatas dan terlempar ke sawah di bawah jalan tol.

Informasi yang dihimpun koran ini kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00. Mobil bernopol A 1537 AQ yang berisi empat orang itu melaju dengan kecepatan tinggi. “Kondisi jalan yang lurus dan mulus membuat korban bisa mengemudikan kendaraannya dengan kencang,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino.

Baca Juga: Antrian Panjang Berburu Tiket Mudik Balik Gratis KAI Daop VIII

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), diduga mobil mengalami pecah ban. Braaak! Mobil yang tengah melaju kencang itu menjadi tak terkendali dan menabrak pagar pembatas. Benturan keras membuat mobil berwarna putih itu terlempar ke sawah dan bodi kendaraan langsung ringsek.

Sementara itu, kecelakaan di siang bolong itu langsung jadi perhatian sejumlah petani yang tengah beraktivitas di sawah. Mereka mengecek kondisi mobil yang terguling tersebut.

Setelah memastikan ada empat korban di dalam mobil, mereka berusaha memberikan pertolongan. Sebagian lainnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. “Kami langsung mendatangi TKP dan melakukan evakuasi korban,” lanjut Gino.

Akibat kecelakaan tersebut, Salam dan M. Soleh, 14, mengalami luka berat di bagian kepala. Keduanya tidak sadarkan diri. Adapun Maisaroh, 35 dan M. Imam, 7, hanya mengalami luka ringan.

Keempat korban tersebut langsung dibawa ke RSUD Kertosono untuk mendapatkan penanganan medis. “Dua korban tak sadarkan diri saat dilarikan ke rumah sakit,” terang Gino.

Ditanya tentang penyebab kecelakaan, Gino menyebut musibah itu terjadi diduga akibat pengemudi lalai dan kurang berhati-hati saat berkendara. Kondisi jalan yang lurus dan halus diduga membuat Salam melaju dengan kencang. Sehingga, membuatnya tidak memperhatikan kondisi kendaraan. “Posisi kecelakaan di jalan yang lurus dan halus,” tandas Gino sembari mengingatkan masyarakat untuk lebih hati-hati lagi saat berkendara.

Radarkeidir.jawapos.com

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

10000906
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1225
16706
125461
9661236
406381
536904
10000906
Your IP: 34.236.38.146
2019-08-25 01:49