Laporkan Pencemaran Nama Baik Atas Laporan Pembangunan Makam

Lintasjatim.com, Pamekasan- Salah satu korlap bantuan dana hibah berinisial J ancam akan melaporkan wartawan lintasjatim.com lantaran diduga mencemarkan nama baik proyeknya.

Sebelumnya wartawan lintasjatim.com menulis berita terkait pekerjaan proyek pagar makam yang disoal warga lantaran tidak dipasang plank informasi terkait pekerjaan tersebut

Padahal Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”),

Diterangkan bahwa sebelum dan selama kegiatan membangun dilaksanakan harus dipasang papan proyek yang mencantumkan nama proyek, nama pemilik, lokasi, tanggal izin, pemborong, dan Direksi Pengawas.

Bahkan, dari data yang berhasil dihimpun korlap berinisial J tersebut diketahui bukan warga Desa Pademawu Timur. Informasinya warga Kecamatan Galis.

"Ini sudah mengarah ke pencemaran nama baik. Semisal nantinya tidak ada masalah sama pekerjaan tersebut, cuma dibuat masalah belaka saya akan tuntut balik yang melaporkan hal ini. Terima kasih," katanya.

Bahkan dirinya meminta wartawan lintasjatim.com untuk turun lansung ke lapangan mengkroscek pekerjaan tersebut. Semisal ada masalah, ia bakal bertanggungjawab sepenuhnya.

"Kalau memang sudah ke lapangan terus apa yang dipermasalahkan. Silahkan cros cek secara detail, jangan hanya melihat sampulnya saja. Terima kasih," ungkapnya.

Sebelumnya, pekerjaan proyek pagar makam tersebut tidak ada papan nama maupun prasasti. Namun setelah muncul pemberitaan awal, barulah korlap memampangkan papan nama.

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

13197208
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
14364
29130
132416
12829965
455874
621835
13197208
Your IP: 3.226.122.74
2020-02-21 16:03