Jika Terpilih Jadi Gubernur, Gus Ipul Bakal Menambah Insentif Kader Posyandu

20 Feb 2018
159 times

Lintasjatim.com, Surabaya - Naluri calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai bapak tak bisa berbohong saat berhadapan dengan balita. Ketika rombongan perjalanan yang dia tumpangi melintasi sebuah posyandu di Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Gus Ipul spontan turun.

"Saya tertarik melihat anak-anak kecil yang lucu-lucu dan sehat-sehat ini," kata keponakan Gus Dur tersebut. 

Wakil gubernur Jatim dua periode itu lantas menyapa salah seorang ibu kemudian menggendong anak yang tidur di pangkuannya. "Anaknya nggak bangun. Berarti bagus saya menggendongnya," ujar Gus Ipul sambil tersenyum. 

Gus Ipul mengatakan, Bangkalan termasuk salah satu kabupaten di Pulau Madura yang memiliki angka kematian ibu dan anak (AKI/AKB) yang rendah. Data dari Kementerian Kesehatan pada 2015 lalu menunjukkan bahwa AKI kabupaten di ujung barat Pulau Madura itu tak sampai 80 kematian dalam 100.000 kelahiran. Jauh di bawah rata-rata angka provinsi Jatim sebesar 89,60 kematian per 100.000 kelahiran.

Untuk angka riil di lapangan, jumlah kematian Ibu di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2015 terdapat 13 kasus. Sedangkan angka kematian bayi sebanyak 16 kasus. Padahal, pada 2013 dan 2014 angka kematian bayi di Bangkalan di atas 100. Namun, di tahun 2015 bisa langsung drop hanya 16 kasus. "Ini yang menarik dan membahagiakan dari Bangkalan," jelas Gus Ipul. 

Sepanjang masa jabatannya selama dua periode bersama Pakde Karwo, Gus Ipul berhasil menurunkan angka kematian bayi. Dari 32,93 kematian per 1.000 kelahiran pada 2007 jadi 23,60 kematian per 1.000 kelahiran pada 2015. "Masih ada yang harus diselesaikan. Tapi, tren-nya terus menurun. Tren ini yang akan kita jaga sampai benar-benar nol kematian bayi," tegasnya. 

Tak hanya itu, angka bayi gizi buruk juga turun. Bahkan sudah di bawah 1 persen. Jika pada 2014 balita gizi buruk mencapai 2 persen, kini tinggal 0,8 persen. "Targetnya, tak ada lagi bayi gizi buruk!" tukasnya. 

Gus Ipul mengatakan, capaian-capaian itu berhasil, salah satunya karena peran kader posyandu. Karena itu, dia berkomitmen untuk menambah insentif buat mereka apabila terpilih nanti. Selama ini, para kader posyandu sejatinya mendapat honor dari kabupaten, tapi jumlahnya masih kecil. 

"Peran mereka akan ditingkatkan tapi kompensasinya juga kita tambah. Provinsi akan ikut memberikan insentif untuk para kader posyandu," katanya. 

Ibu hamil memang akan menjadi salah satu fokus Gus Ipul dan calon wakil gubernurnya, Puti Guntur Soekarno. Akan ada program Rawat Ibu Hamil, di mana penyebab kematian pada ibu hamil seperti preklampsia dan lain sebagainya akan ditekan. 

"Kalau sudah lahir, nanti bisa didekati juga dengan program PKH Super, di mana para bayi dari masyarakat miskin akan kita berikan pemenuhan gizi," pungkasnya.

Rate this item
(0 votes)

1 comment

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4991080
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
5640
6545
35541
4814057
175476
4991080
Your IP: 54.92.173.9
2018-05-24 17:43