Anwar

Anwar


Download link: Download or read Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults

Read Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults online download e-book






File Name: Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults
Total Downloads: 186
Formats: djvu | pdf | epub | kindle
Rated: 7.8/10 (79 votes)



DOWNLOAD Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults



































































Tales, Then and Now: More Folktales As Literary Fictions for Young Adults: More Folktales as Young Adult Literary Fictions eBook: Anna E. Altmann, Gail de Vos: … Tales, Then and Now: More Folktales as Literary Fictions for Young Adults. Anna E. Altmann & Gail de Vos. Tales, Then and Now: More Folktales as Literary Fictions for Young Adults (review) Tales, Then and Now: More Folktales as Literary Fictions for Young Adults. Anna E. Altmann and Gail de Vos. Englewood, CO: Libraries Unlimited, 2001. xxiii + 296. Get Instant Access to free Read PDF Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults at Our Ebooks Unlimited Database 1/5 Download Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults in ePub Tales, Then and Now: More Folktales As Literary Fictions for Young Adults. The companion volume to New Tales for Old, this voluje deals with reworkings of four ... Download Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults in PDF Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults zip Download Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults read online Download Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults read online Tales, Then and Now: More Folktales As Literary Fictions for Young Adults annotated edition Edition Tales, Then and Now: More Folktales as Literary Fictions for Young Adults Gifted Hands The Story Of Ben Carson The Rise Of Benedict XVI: The Inside Story Of How The Pope Was Elected And Where He Will Take The Catholic Church The First Frontier: A History Of How America Began PDF format Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults Pdf Format Download Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults ePub Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults download Read Tales Then And Now More Folktales As Literary Fictions For Young Adults android A comprehensive compilation of reworkings of classic folk and fairy tales. The nature of folktales and their surrounding cultural contexts are examined; each story is ... Tales, Then and Now: More Folktales as Literary Fictions for Young Adults by Anna E Altmann, Gail Vos, Gail de Vos starting at $8.00. Tales, Then and Now: More ...
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

melaporkan bahwa pada :

Hari : Minggu.
Tgl. : 13 Mei 2018.
Jam. : 14.30 wib
Tmpt. : Mako Polsek Tugu.

Dilaporkan pada jam dan tempat tersebut diatas telah diamankan Sepeda Motor Jupiter Z no Pol AG 4966 WI.
Nama Pemilik : FITRIA DIYAH IRAWATI
Alamat. : Ds.Kuncir Rw.01/01 Kec.Ngetos Njk Jawatimur
Th. : 2008
No Rangka. : MH 330C0028J124216
No Sin. : 30C124222
Warna. : Biru Hitam

Dengan data Pengendara :
1.NIK. : 3418023012960001
Nama. : MOCH RIZAL MAULANA
TTL. : Nganjuk 30-12-1996
Alamat. : Kuncir Rt.01/01 Desa Kuncir Kec.Ngetos

2.NIK. : 1602210101970004
Nama. : MUHAMAD IRFAN MANSUR
TTL. : Kreta Mukti 01-01-1997
Alamat. : Dusun Kreta Mukti Rt.02 Rw.02 Kel.Kereta Mukti Kec.Mesuji Raya Sumatra Selatan.

Kronologis :
Sekira pukul 14.30 wib Sepeda Motor Jupiter Z tersebut memasuki Mako Mapolsek Tugu kemudian 2 orang pengemudi diterima oleh KSPKT Polsek Tugu Aiptu Mastur dan anggota piket jaga ,2 orang pengemudi tersebut mengutarakan minta perlindungan karena ditelp oleh keluarganya a n Bripka DIDIK SUNARYO Anggota Polda NTT bahwa sepeda motor yang dikendarainya viral di medsos, dicurigai sebagai Pok Teroris dikarenakan Pengendara Motor sempat memfoto Polsek Gringsing Kendal.
Setelah mendapat telp tersebut pengendara langsung datang ke Mako Polsek Tugu untuk mengamankan diri karena takut disangka sebagai anggota teroris, selanjutnya akan dijemput keluarga dari Nganjuk Jawa Timur.

Langkah - langkah yg dilakukan :
1. Mengamankan Pengendara beserta kendaraan
2. Mendata diri pengendara.
3.Melaporkan Pada Pimpinan.

Demikian yang dapat kami laporkan.

Lintasjatim.com, Nganjuk - Konfrensi III Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Wilangan, Kabupaten  Nganjuk, dengan tema “Optimalisasi Peran Kader NU yang beraqlaqul karimah ,”.

Berlangsung sehari,  meriah dan dihadiri ratusan warga NU Kabupaten Nganjuk. Bertempat di Gedung MIN 10 Nganjuk berlokasi di Dsn.Gaeng Ds. Ngudikan Kecamatan Wilangan kabupaten Nganjuk, Minggu (13/5).

Pembukaan Konfrensi diawali dengan pembacaan kalam illahi, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Ustadz Sutopo M.Pd.I, sambutan pengurus MWC NU oleh Rois Syuriah MWC NU Wilangan dan dilanjutkan sambutan Ketua Tanfidz PCNU Kabupaten Nganjuk .

Terpilih menjadi Ketua Rois Syuriah MWC NU Wilangan 2018-2022 Kyai Abdul Muchid dan Ketua Tanfidzyiah-nya Sutopo M.Pd.I

Ketua Tanfidzyiah Sutopo M.Pd.I seusai terpilih menjadi Ketua Tanfidzyiah MWC NU Wilangan kepada Lintasjatim.com mengatakan, dirinya mengajak seluruh pengurus, warga, beserta seluruh pengurus badan otonon (Banom) NU di Wilangan. Untuk bersama-sama membesarkan panji-panji NU, membina umat NU beserta keluarganya di Wilangan dengan kerja nyata.

Sebab, sukses tidaknya, keluarga besar MWC NU Wilangan berhikmat kepada organisasi NU, ulama NU, bangsa dan NKRI yang berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila, dapat terlihat pada akhir massa hikmat kepengurus MWC Wilangan ini yaitu tahun 2022 nanti.

“Berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam dan bangsa Indonesia, diera digital ini, dapat dimenangkan oleh warga NU dan bangsa Indonesia.Jika semua potensi SDM yang dimiliki NU dan bangsa ini bersatu padu dan berjuang bersama-sama, demi kejayaan panji-panji NU dan bangsa Indonesia,”kata Ujar kepala  MTs Negeri 5 Nganjuk.

 

Lintasjatim.com, Nganjuk - Dalam waktu Dekat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wilangan akan menggelar hajat besar berupa Konferensi MWC NU Wilangan. Forum musyawarah tertinggi pada tingkatan MWC NU ini akan digelar Minggu 13 Mei 2018 mendatang, di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Desa Ngudikan.( 21/04/18)

Sutopo, M.Pd.I , Selaku Ketua Panitia mengatakan, Konferensi MWC NU tahun ini akan mengangkat tema “Menguatkan struktur, membina kultur dan membumikan tradisi .

Konferensi MWC NU yang menjadi ajang pemilihan pemimpin ini, katanya, akan menerapkan sistem Ahlul Halli wal Aqdi atau Ahwa dalam memilih Rais Syuriyah. Hal tersebut sesuai perubahan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga NU pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang.

“Alasannya kita patuh terhadap keputusan hasil Muktamar NU 33 di Jombang, pada ART pasal 42 diatur tentang Pemilihan dan Penetapan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama,” dalam paparannya saat rapat panitia.

“Jadi untuk nama-nama kiai calon anggota AHWA, setiap ranting nanti diminta mendelegasikan 2 orang pengurus Rois Syuriyah untuk menjadi Anggota AHWA,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, dalam pemilihan ketua tanfidziah tetap melalui pemungutan suara langsung. Ada 6 ranting yang akan memberikan suara. ”Pengurus Ranting masing-masing mempunyai hak 2 suara,” imbuhnya.

Ia berharap pada momentum Konferensi MWC NU tahun ini, NU Wilangan dapat mempunyai struktur yang sehat dan mampu memenej organisasi dengan baik. “Begitu juga NU Wilangan akan terus berupaya memperhatikan warga Nahdliyyin dalam berislam serta menjaga tradisi budaya lokal yang sesuai dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah,” pungkasnya.

 

Lintasjatim.com,Nganjuk, Rabu 6 Desember 2017 Tepat Pukul 13.00 WIB Pendaftaran Perangkat Desa Wilangan resmi di tutup oleh panitia pegangkatan perangkat desa wilangan .

Di desa wilangan terdapat kekosongan jabatan perangkat desa antara lain Sekretaris Desa , Kepala Seksi Pemerintahan,Kepala Seksi Kesejahteraan,Kepala Urusan Perencanaan.

Sampai dengan tanggal penutupan, jumlah peminat 26 orang meliputi untuk Jabatan Sekertaris Desa 8 Peminat, Jabatan Kaur Perencanaan 8 Peminat, Kasi – Pemerintahan 3 Peminat Dan Kasi Kesejateraan 7 Peminat.

Soemarsono ( Ketua Panitia ) Mengatakan pada hari ini pendaftaran resmi di tutup, selanjutnya akan ada beberapa tahapan , tahap pertama tanggal 7- 12 Desember 2017 Penelitian Permohonan dan Berkas Persyaratan Bakal Calon (Pasal 23 ayat (2), tahap kedua tanggal 12 Desember 2017 Pemberitahuan Tertulis Hasil Penelitian kepada Bakal Calon Kepala Desa (pasal 27), tahap ketiga tanggal 13 – 17 Desember 2017 Perbaikan/Pembetulan permohonan dan berkas persyaratan (Pasal 24 ayat (2), tahap selanjutnya 17 Desember 2017 Penetapan Bakal calon yang memenuhi persyaratan menjadi calon (Pasal 25) .Tutur Ketua BKAD Wilangan .

Pengumuman calon Perangkat Desa yang yang lulus persyaratan adminitrasi akan di umumkan di Lintasjatim.com, Fanpage facebook Pansel prangkat desa wilangan,Grup Facebook Wilangan Bersatu, di tempel di tempat strategis tiap tiap dusun dan Tempat Pegumpulan massa .pungkasnya

Semua tahapan aktifitas di dasarkan pada Peraturan Bupati no.34 tahun 2016 tentang pegangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

 

 

Lintasjatim.com, Nganjuk - Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Senin (27/11/2017) hingga Selasa (28/11/2017) di wilayah Kabupaten Pacitan mengakibatkan sejumlah rumah warga dan jalan raya tergenang air. banjir tersebut disebabkan tingginya debit air hujan serta juga disebabkan adanya tanggul jebol sehingga menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Ribuan rumah rumah yang terendam meliputi Desa Sirnoboyo, Desa Sukoharjo, Desa Kayen, Desa Kembang, Desa Ploso, Desa Arjowinangun, Desa Sidoharjo (Kecamatan Pacitan), Desa Purworejo, Desa Banjarjo dan Desa Kebon Agung (Kecamatan Kebon Agung), Desa Pagutan, Desa Jatimalang dan Desa Arjosari (Kecamatan Arjosari), selain terendam banjir, akses jalan dan jembatan terputus.

Saat ini, tercatat dari 11  korban jiwa yang terdiri 9 orang tewas akibat tertimbun tanah longsor dan 2 korban lain meninggal usai hanyut terbawa banjir dan 4.000 jiwa harus dievakuasi ke tempat pengungsian yang berada di GOR Pacitan dan Masjid Sirnoboyo, sekarang ini masyarakat membutuhkan bantuan logistik, pakaian, serta selimut. menyikapi kondisi masyarakat yang menjadi korban banjir tersebut, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Wilangan mulai bergerak turun ke jalan pada hari Sabtu – Minggu (3-4/12/2017).

Pengalanagan dana dilakukan di Jalan Raya Nganjuk - Madiun tepatnya di Palang Pintu Kereta Api Dsn.Awar Awar Ds.Mancon Kecamatan Wilangan- Nganjuk.

Budiaman syah Lukman hakim Ketua PAC GP Ansor Wilangan mengatakan “ aksi ini sebagai bentuk kepedulian Ansor dan Banser Wilangan terhadap korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pacitan, Pegendara sangat antusias menyalurkan bantuannya, terlihat sejumlah pengendara menyisihkan uangnya untuk meringankan korban banjir dan tanah longsor Kabupaten Pacitan.

Tambah Lukman “ kegiatan ini merupakan pengalanagan dana kali ke dua , hasil pengalangan bantuan yang pertama, sudah kami distribuksian di Kantor PCNU nganjuk untuk di salurkan ke korban banjir dan longsor di Pacitan.

 

“ Untuk Pengalangan bantuan yang kedua ini kita laksanakan di tiga titik , Pertama Jalan Raya Nganjuk Madiun tepatnya di Palang Pintu Kereta Api Dsn. Awar Awar Ds.Mancon Kecamatan Wialangan- Nganjuk, di Kordinatori Oleh Sahabat Agus .

Kedua di Desa Sudimoroharjo yang kordinatori oleh Sahabat Damin, Ketiga di Desa Ngudikan yang dikordinatori oleh Sahabat Suparmanto.

“ harapanya Aksi penggalangan dana ini selain dapat membantu saudara kita yang terkena musibah banjir dan tanah longsor juga dapat menanamkan jiwa kepedulian kita sebagai Nadliyin untuk selalu membantu saudara kita yang membutuhkan .

RALAT

Kami panitia pegangkatan perangkat desa wilangan dengan ini menyatakan bahwa persyaratan yang tercantum dalam pengumuman pendaftaran pegangkatan perangkat desa di desa wilangan, sebagai kelengkapan Administrasi bakal calon perangkat desa wilangan antara lain :

  1. Foto 4 x 6 ( 6 Lembar )
  2. SKCK Polsek setempat

DI BATALKAN dikarenakan tidak ada dalam Perbup .34 Tahun 2016

Demikian pemberitahuan (Ralat) untuk diketahui dan dilaksanakan oleh masyarakat .

 

PENGUMUMAN

Nomor: 02/..../Pa.Parades/XI/2017

Berdasarkan Perbup Nganjuk No.34 tahun 2016 pasal 21 ayat (2) panitia pegangkatan perangkat Desa Wilangan membuka pendaftaran pengangkatan perangkat desa ( Sekretaris Desa,Kepala Seksi Pemerintahan,Kepala Seksi Kesejahteraan, Kepala Urusan Perencanaan ).

Selama 7 ( Tujuh ) hari kerja, dengan ketentuan sebagai berikut :

Tempat dan Waktu Pendaftaran

  1. Tempat pendaftaran                  : Di Sekertariat Panitia Pegangkatan Perangkat Desa Wilangan ( Kantor Desa Wilangan )
  2. Pendaftaran Di Buka                   : Tanggal 27 November 2017
  3. Pendaftaran Di Tutup                 : Tanggal 6 Desember 2017
  1. Waktu Pendafatran
  1. Hari Senin – Minggu                   : 08.00 Wib – 13.00 Wib
  2. Khusus Hari Jum’at                    : Jam 07.30 – 11.00 Wib
  1. Persyaratan
  2. Persyaratan Umum :
  • Seluruh WNI, Berdasarkan Putusan MK Nomor 128/PUU-XIII/2015 tanggal 02 Agustus 2016.
  • Berpendidikan paling rendah SMU atau yang sederajat;
  • Berusia 20 tahun sampai dengan 42 tahun pada saat mendaftar;
  • Memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi.

Bagi masyarakat yang berminat mendaftarkan diri sebagai bakal calon ( Sekretaris Desa,Kepala Seksi Pemerintahan,Kepala Seksi Kesejahteraan, Kepala Urusan Perencanaan ) harus datang sendiri di panitia pegangkatan perangkat desa tersebut di atas dengan membuat dan menyerahkan permohonan lewat panitia pegangkatan perangkat Desa Wilangan yang di lampiri kelengkapan administrasi sebagai berikut :

  1. Kelengkapan administrasi
  • KTP sebagai bukti WNI;
  • Surat Pernyataan bertakwa kepada Tuhan YME bermaterai 6000
  • Surat Pernyataan memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, yang di buat sendiri bermaterai 6000
  • Ijazah pendidikan dari tingkat dasar sampai dengan ijazah terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang;
  • Akte Kelahiran atau Surat Keterangan Kenal Lahir;
  • Surat Keterangan berbadan sehat dari Puskesmas atau aparat kesehatan yang berwenang;
  • Surat Permohonan menjadi perangkat desa yang di buat sendiri bermaterai 6000
  • Surat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian bagi PNS
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari Kepolisian Republik Indonesia
  • Pas Foto berwarna Ukuran 4 x 6 sebanyak 5 ( enam ) Lembar
  • Lampiran syarat kelengkapan administrasi, masing masing di buat rangkap 2 ( dua) .

 

NB : Bila Kurang jelas datang langsung ke panitia di Sekertariat pada jam Efektif , info di shere di Fanpage Facebook : pansel Prangkat Desa Wilangan .

Lintasjatim.com,Nganjuk- Sosialisasi pengisian perangkat Desa Wilangan Kecamatan Wilangan, Berlangsung di kantor desa setempat. 21/11/17.

Pengisian perangkat desa telah di atur dalam perbup 34.Tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Dalam Sosialisasi tersebut Kepala Desa Wilangan, Karni Mengatakan Supaya warga desa yang berkeinginan mengikuti pengisian perangkat desa, segera mempersiapkan diri dengan segala ketentuan yang telah di tetapkan oleh panitia.

Tambah Beliu “ Untuk kekosongan perangkat desa di desa wilangan meliputi jabatan Sekretaris Desa

,Kepala Seksi Pemerintahan,Kepala Seksi Kesejahteraan,Kepala Urusan Perencanaan. Tutur Mbah Lurah Karni

Ketua Panitia ( Soemarsono) dalam Sosialisasinya Menerangkan “ Untuk Persyaratan Umum :

Seluruh WNI , ini Berdasarkan Putusan MK Nomor 128/PUU-XIII/2015 tanggal 02 Agustus 2016, Berpendidikan paling rendah SMU atau yang sederajat, Berusia 20 tahun sampai dengan 42 tahun pada saat mendaftar,Memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi.

Untuk Syarat Khusus meliputi “  PNS yang ikut mendaftarkan menjadi Perangkat Desa harus mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian, Lolos uji kelayakan dan kepatutan oleh Tim Penguji yang ditunjuk Panitia atas persetujuan Tim Fasilitasi dan Pengawas.Tutur marsono

Adapun kelengkapan Adminitrasi meliputi : KTP sebagai bukti WNI,Surat Pernyataan bertakwa kepada Tuhan YME Bermaterai 6000, Surat Pernyataan memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika bermaterai 6000, Ijazah pendidikan dari tingkat dasar sampai dengan ijazah terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, Akte Kelahiran atau Surat Keterangan Kenal Lahir, Surat Keterangan berbadan sehat dari Puskesmas atau aparat kesehatan yang berwenang, Surat Permohonan, Surat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian, SKCK dan Foto 4 x 6 : 5 lembar . Pungkasnya

Penerimaan Pendaftaran Bakal Calon Perangkat Desa di mulai pada tanggal 27 November 2017 sampai dengan 6 Desember 2017 ,Tempat Pendaftaran : Sekertariat Pansel Perangakat Desa Wilangan ( Kantor desa Wilangan ) Jl.Nganjuk Raya – Madiun ( Pukul 08.00 – 13.00 WIB )

Sosialisasi tersebut di hadiri oleh Forum Pimpinan Kecamatan ( Forpimcam ) Wilangan, Perangkat Desa, Lembaga Desa, BPD dan Masyarakat Desa Wilangan.(anwarsaja)

 

*Mahasiswa, Kalian Di Mana???*

Oleh :

 

_Achmad M Akung_ _Dosen psikologi UGM dan UNPAD_

Kepada pewaris peradaban, yang telah menggoreskan Sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah manusia….

Dik,,, boleh aku berkisah kepadamu? Tentu bukan kisah 1908 tentang Dr. Soetomo yang telah lampau Bukan pula kisah lama 1928 tentang sumpah pemuda yang mulai kita lupakan itu Atau kisah patriotik 1945 tentang proklamasi dan perang kemerdekaan yang kini terasa usang…

Ijinkan saya hanya bertutur kisah tahun 1966 tentang Tritura dan Ampera….Belum terlalu jadul bukan??? Mengertikah engkau makna ceceran darah di jaket kuning Arief Rahman Hakim…

Ijinkan pula saya bercerita tentang kemaren sore. Ya, 1998 itu seakan baru kemarin sore. Tidakkah kalian tahu, betapa banyak senior kalian yang bertumbangan di Semanggi Berikhtiar membela rakyat, menegakkan reformasi?

Dik Bolehkah aku beritahu, Negeri tidak dicita untuk lucu-lucuan sebagaimana stand up comedy yang kalian gandrungi Indonesia tidak semestinya dikelola dengan cengengesan Karena ia diperjuangkan dengan sepenuh hati dengan darah, air mata, jiwa dan raga para pahlawan kita Mahasiswa, kalian di mana? Ketika subsidi BBM dibegal entah ke mana Mungkin dialihkan ke BUMN yang tengah dahaga Atau ke gedung DPR untuk jatah parpol berpesta Tinggallah minyak yang kapan saja bisa naik harga Rupiah tumbang kehilangan keperkasaannya lalu kalian masih bicara semua baik-baik saja…

Mahasiswa, kalian di mana? Ketika banyak orang diperdaya pencitraan Ketika hukum dinista dengan benderang Ditafsirkan sekenanya untuk beroleh kekuasaan Bukan berpihak pada kebenaran Para penegaknya disandera dan diadu laiknya domba Lihatlah betapa KPK disandera, diperdaya dan dilumpuhkan

Mahasiswa, kalian di mana??? Ketika harga-harga melambung tak terkira Dari beras hingga tarif kereta Dari listrik hingga pajak yang mencekik Dari materai hingga cabai, pun pula petai Semua seolah berlomba untuk berganti harga…

Dik… Bagaimana kalian tetap gembira menimba ilmutatkala rakyat kalian menimba lara??? Bagiamana kalian bisa tanpa gundah kuliah, sedang rakyatmu tengah berkalang resah?? Bagiamana kalian bisa tanpa resah kuliah, sedang rakyatmu tengah berkubang gundah??? Sungguh kami tak mengerti, karena kami tak pernah ajarkan itu kepadamu….

Dik… Tidakkah engkau tahu…. bahwa negara mensubsidi ongkos kuliahmu? Tidak bolehkah aku beritahu …. bahwa rakyatmu lah yang mensubsidi sekolahmu lewat pajak yang sebagian lalu dikorupsi berjamaah itu Ya, pajak yang dibayarkan dengan terengah2, dalam sengal nafas kaum papa.. Dalam duka kaum miskin yang kian terhimpit harga-harga yang melangit…. Dalam rintih yang melirih, karena meraka tidak tahu kemana mesti mengadu(h)

Dik… Apakah jalan terjal kuliah itu membuat idealisme kalian lantas punah??? Apakah teori-teori itu lantas membuat hati kalian menjadi mati??? Apakah peliknya skripsi membuat kalian kelu hati??? Apakah deretan angka-angka itu membuat akal sehat kalian binasa??? Apakah kurikulum yang mesti kalian tempuh membuat jiwa kalian menjadi lumpuh?? Apakah diktat-diktat yang tebal itu membuat otak kalian justru menjadi bebal??? Apakah sibuk mengejar nilai itu membuat kalian lantas kehilangan sistem nilai dan jati diri??? Apakah tugas-tugas yang besok mesti terkumpul itu membuat otak kalian menjadi tumpul???

Dik… Lalu, kalian bertumbuh menjadi generasi rapuh Belajar berdiskusi perihal rakyat di kafe-kafe yang mewah Belajar problem solving di tengah hingar bingar musik diskotik yang hedonis Belajar soal kebangsaan di mal-mal kota yang kapitalis Belajar perihal cinta bangsa dari drama-drama korea yang sok romantis Belajar nasionalisme sekedar dari menyusuri luasnya lapangan futsal

Dik...  Indonesia kembali memanggilmu Rakyat kembali merindumu Nusantara mendamba hadirmu Pertiwi mengundang baktimu Dik, Kalian tidak lagi berperang angkat senjata Kalian tidak berperang melawan Belanda Tapi, sempatkan sedikit waktu untuk belajar berperang belajarlah tentang perang asimetrik Ketahuilah bahwa negeri ini diincar dari segala penjuru bukan sekedar belajar peran-perangan ala Clash of Clans itu

Dik...  Sempatkan diri untuk lebih serius berlajar Belajarlah berempati pada rakyatmu yang tengah kesrakat Bukan sekedar bermain PS empat Belajarlah cerdas berorasi Bukan sekedar hingar-bingar musik pensi Belajarlah tajam menganalisis Bukan sekedar berfoto narsis Belajarlah tampil menginspirasi Bukan bangga dikerjai jadi penonton acara live di studio TV

Dik... Bagaimana kalian akan bertumbuh menjadi pribadi kebanggan bangsa jika kepada dosenmu kalian telah tanggalkan etika dan tatakrama Bagaimana kalian akan bertumbuh menjadi mahasiswa juara, jika bangunmu masih saja kesiangan karena begadang nonton bola...

Bagaimana kalian akan menjadi hebat jika kalian telah tinggal semangat Bagaimana akan menjadi benteng kokoh rakyat jika hatimu masih saja rapuh Bagaimana pula menjadi pembela jika hatimu masih saja lara tersebab asmara Bagaimana kalian akan menjadi mahasiswa dengan prestasi kemilau jika hatimu masih saja galau

Dik….pintaku Kenakan kembali jas almamater kebanggaanmu Apapun warnanya, bersatu padulah membisikbangun kekuatan moral intelektual Buang jauh-jauh tongsismu Kantongkan sejenak gadgetmu Bubarkan klan CoC mu Tanggalkan PS mu Campakkan PB mu Tinggalkan medsosmu Shutdownkan games online mu Sesaat saja….kali ini saja…. Senyampang masih ada waktu, Kenakan jas almamatermu dengan bangga dan sukacita, apapun warnanya

Dik... Jaga amanah Tuhan bernama status muliamu sebagai mahasiswa Karena ia tidak Tuhan sematkan pada semua manusia Ingatlah bahwa agen of change bukan sekedar mantra-mantra berbusa Social kontrol bukan sekedar soal omong kosong yang tolol belaka Iron stock bukan sekedar cerita gagah-gagahan yang dusta Cerdas cendekia bukan di otak semata, tetapi di laku yang mulia

Dik, Cerdaslah, pandailah, kritislah, bijaklah dan beranilah!!! Toyor pemerintahmu jika kalap menaikkan pajak dan upeti Tegur pemerintahmu jika mereka merampok dan membegal kekayaan negeri ini Tampar pemerintahmu jika mengobral kekayaan negara kepada kapitalis asing…. Bela rakyatmu, bela negaramu, bela bangsamu, dan bela tanah airmu….. Kritisi pemerintahmu jika berlaku tidak amanah, culas dan menipu saudaramu

Berdirilah gagah di barisan terdepan menjaga Indonesia, Anak Muda Hadapi dengan watak ksatria para penjajah dan para pengkhianat bangsa Karena, pada pundak kalian lah, kelak negeri ini akan dititpsejahterakan Di jiwa dan raga kalian, Republik ini akan dipertaruhkan Mana darah juangmu, intelektual muda ?!?! Mestinya kalian di sini, Mahasiswa Membersamai saudaramu, rakyat Indonesia…

Sebuah Celoteh #Mahasiswa, Kalian di mana? ‪#SavemahasiswaIndonesia‬

PRESS RELEASE

PERKUMPULAN JARKOM DESA

1 Juni 2017

DESA, BENTENG PERTAHANAN PANCASILA

Agenda Strategis untuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)

Pancasila merupakan alam kesadaran bangsa Indonesia yang menyejarah sejak tercantum dalam ”Kakawin Desawarnana atau Negarakertagama, karya Mpu Prapanca. Kelima sila yang hidup dalam alam kesadaran warga Desa itu selanjutnya menjadi fundasi ketatanegaraan Indonesia.

Fundasi ketatanegaraan tersebut berkembang dalam prinsip dualisme hukum ”Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata” yang senantiasa membuat Desa lebih bertenaga dalam menjalin hubungan dengan Negara. Musyawarah Desa adalah salah satu sumbangan Desa terhadap fundasi ketatanegaraan yang menjunjung tinggi demokrasi asli Indonesia.

Kami mengapresiasi kebijakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang telah menerbitkan Perpres No. 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Hal ini menunjukkan Pemerintah tetap konsisten memelihara fundasi ketatanegaraan (Negara Mawa Tata) yang bersumberkan dari nilai-nilai Pancasila yang berasal dan lestari di Desa (Desa Mawa Cara).

Desa mengajarkan nilai-nilai luhur, mulai dari tradisi musyawarah, mendoakan leluhur sebelum musyawarah pengambilan keputusan, gotong royong, membantu sesama tanpa memandang perbedaan klas sosial, layanan kesehatan dan pendidikan, dan toleransi antar umat beragama.

Desa Balun kecamatan Turi di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, merupakan contoh dari ribuan Desa yang melestarikan eksistensi nilai-nilai Pancasila melalui praksis toleransi antar umat beragama Hindu, Kristen, dan dan Islam di Desa. Prinsip ”Desa Mawa Cara yang toleran telah mendorong kekuatan swadaya warga Desa, rendahnya konflik pemilihan kepala Desa, dan minimnya korupsi.

Fenomena akhir-akhir ini menunjukkan kecenderungan radikalisme anti-Pancasila yang dikampanyekan secara terbuka oleh sebagian kecil kelompok masyarakat di Indonesia, sehingga Perkumpulan Jarkom Desa menyatakan:

  1. Sikap radikalisme anti-Pancasila merupakan kecenderungan yang tidak final tetapi krusial untuk disikapi secara strategis oleh UKP-PIP dibawah komando langsung Presiden Republik Indonesia hingga ke basis Desa.
  2. Desa merupakan lokus inspirasi Pancasila dan benteng pertahanan Pancasila di seluruh wilayah NKRI, sehingga UKP-PIP perlu merumuskan diskursus alternatif (alternative discourse) yakni peta jalan (road map) pembinaan ideologi Pancasila berbasis praksis toleransi yang sudah lama hidup di Desa.
  3. Momentum pembangunan Desa yang berjalan masif dibawah payung UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, masih didominasi oleh regulasi dan implementasi kebijakan yang bias infrastruktur tetapi miskin agenda penggunaan Dana Desa untuk pembangunan manusia berbasis nilai-nilai Pancasila. Akibatnya, segelintir kelompok masyarakat yang radikal dan anti-Pancasila tidak ditangkal secara masif dan preventif. UKP-PIP dibawah kekuasaan Presiden Republik Indonesia harus melakukan upaya serius pembangunan manusia Pancasila melalui Agenda Advokasi Pembinaan Ideologi Pancasila berbasis praksis toleransi di Desa.
  4. Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila mutlak untuk mengingatkan kembali tentang Musyawarah Desa sebagai prosedur pengambilan keputusan. Aspirasi warga Desa yang telah diputuskan dalam Musyawarah Desa mutlak adanya sebagai prosedur demokrasi permusyawaratan, tanpa diintervensi oleh agenda aparatus supra Desa yang tidak selaras dengan kepentingan Desa. Peta jalan (road map) dan advokasi ideologi yang akan dilaksanakan UKP-PIP perlu mengembalikan Musyawarah Desa sebagai demokrasi asli dan penyumbang fundasi ketatanegaraan yang tegas menangkal sikap radikalisme dan anti-Pancasila.
  5. Munculnya praksis demokrasi ekonomi melalui BUM Desa dan/atau BUM Desa Bersama harus disikapi bijak sebagai rintisan usaha yang diikat tradisi dan kewenangan lokal Desa, tanpa intervensi berlebihan dari aktor ekonomi yang kapitalistik. Perkumpulan Jarkom Desa sangat peduli dengan kualitas prakarsa warga, proses musyawarah, dan partisipasi warga dalam pengembangan pertanian dan usaha ekonomi lainnya.
  6. Lembaga Adat Desa dan berbagai bentuk lembaga kemasyarakatan Desa harus diperkuat dengan misi baru yakni:
    1. Memperkuat semangat kebangsaan dan cinta tanah air;
    2. Memperkuat semangat senasib sepenanggungan sebagai Anak Bangsa;
    3. Ikut melindungi lingkungan hidup dan sumber daya alam untuk generasi yang akan datang.

Desa bertanggungjawab membangun budaya melalui aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai tuntunan dalam mengelola Pembangunan Desa yang manusiawi, demokratis, dan berkeadilan sosial. Pembangunan Desa berbasis nilai-nilai luhur Pancasila akan menciptakan partisipasi warga tanpa konflik, perselisihan, dan terbebas dari infiltrasi sikap radikalisme. Watak dan Karakter Berdesa berada dalam koridor ideologi Pancasila.

Nganjuk, 1 Juni 2017

Anom Surya Putra                                                                                                 Burhanuddin el-Arief

Ketua Umum                                                                                                                Sekretaris

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4988587
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
3147
6545
33048
4814057
172983
4988587
Your IP: 54.80.81.223
2018-05-24 09:45