Lejitkan Potensi Pemuda Zaman Now di Era Digital, Pelajar NU Blitar Lakukan Ini

Lintasjatim.com, Blitar - Ternyata jangan sampai terlena dengan segala kemudahan teknologi digital seperti saat ini, khususnya bagi generasi muda. Pemuda harus mampu memanfaatkan situasi yang serba canggih untuk meningkatkan kemampuan baik dalam hal intelektual maupun skill.

Seperti yang dilakukan pelajar NU Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Pelajar yang tegabung dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ini menggelar seminar kepemudaan di balai besar kantor Desa  Wonorejo Talun, Blitar, (19/11/017).

Melalui tema  “lejitkan potensi diri jaman now untuk mewujudkan prestasi di era digital” IPNU IPPNU Talun mengajak para generasi muda untuk membuka wawasan tentang berbagai tantangan dan peluang ke depan.

“Pemuda sekarang ini banyak yang masih belum tahu apa yang seharusnya dilakukan, terkadang banyak juga yang masih menggunakan sosial media untuk update yang tidak ada manfaatnya. Padahal jika melihat peluang ke depan banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang.” Ungkap Syariful Anwar, Ketua IPNU Talun kepada lintasjatim.com.

Pemateri yang seharusnya disampaikan oleh Ferdians reza Alvisa, S.T, Ketua KNPI Kabupaten Blitar tersebut digantikan oleh Thoat Masruchi, S.E, S.T. karena yang bersangkutan sedang berada di luar kota.

Dikesempatan tersebut Masruchi menyampaikan banyak hal berkaitan dengan berbagai tantangan dan peluang ke depan. Menurutnya, generasi zaman sekarang seharusnya sudah bisa melihat berbagai peluang dengan berkarya dan berinovasi.

“Zaman now sudah seharusnya melihat peluang diamana saja, pemuda zamanya berkreasi, berkarya, dan berinovasi yang dipadukan dngan dunia digital. Tidak bisa dipungkiri semua lini mulai dari hal yang remeh hingga yang rumit sudah memakai digital.” Ujarnya di tengah-tengah forum.

Masih kata Masruchi, pemuda saat ini adalah pemimpin dan harapan perubahan bangsa indonesia, sudah saatnya pemuda memiliki pola pikir entrepeneur. “Saat ini kita memakai baju karya orang lain, tapi besok orang lainlah yang harus memakai baju buatan kita.” Tegasnya.

Pemuda milenial, kata Masruchi, cenderung kurang memanfaatkan media untuk hal-hal yang bermanfaat. Kebanyakan dengan adanya media seperti android mereka justru menjadi tambah malas. Ia sangat berharap melalui forum-forum seperti ini mampu menjadi sarana untuk membuka wawasan jauh ke depan.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan diluar prediksi panitia. Kursi yang disediakan hanya 200 membludak menjadi 300 peserta yang terdiri dari berbagai unsur organisasi kepemudahaan, mahasiswa dan pelajar.

Dalam acara tersebut panitia membagikan sejumlah hadiah yang diberikan kepada peserta yang aktif dan antusias dalam bertanya. Selain hadiah untuk peserta aktif juga ada 20 hadiah yang diberikan berdasarkan nomor undian yang ada di bawah kursi masing-masing peserta. [di’/st]

Rate this item
(2 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

3966955
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
407
13338
62867
3745558
157516
3966955
Your IP: 54.82.112.193
2017-12-15 00:41