Redaksi

Redaksi

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Website URL: http://www.lintasjatim.com Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lintasjatim.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyerahkan Surat Keputusan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang ke Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu.

"Prosesnya selesai semua sehingga SK PAW kami serahkan dan tinggal pelantikan," ujar Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim, kepada wartawan usai menyerahkan SK PAW.

Ia menjelaskan, semua partai politik sudah menyelesaikan prosesnya dan tinggal pelantikan di Gedung DPRD Kota Malang pada Senin, 10 September 2018, pukul 13.00 WIB.

Selain itu, nama-nama yang akan duduk sebagai pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan lainnya juga telah diselesaikan sehingga setelah dilantik langsung bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

Total terdapat 40 orang yang dilantik menggantikan 40 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka dan sudah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sebenarnya ada 41 orang, tapi satu orang sudah dilantik sehingga 40 orang lainnya akan dilantik pada Senin pekan depan," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Tak itu saja, selain diambil sumpahnya, seluruh anggota dewan yang akan bekerja sampai 2019 tersebut nantinya juga harus menandantangani pakta integritas antikorupsi karena dinilainya persoalan korupsi adalah masalah integritas.

Gubernur Jatim selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah nantinya dijadwalkan hadir langsung saat proses pelantikan, termasuk pimpinan KPU Jatim serta pimpinan partai politik tingkat provinsi.

Sementara itu, Pakde Karwo juga menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi Malang merupakan masalah nasional dan sangat serius sehingga harus segera ditindaklanjuti serta diselesaikan.

"Tapi, jangan sampai ada rasa ketidakpercayaan terhadap partai politik, sebab kinerja partai mengurusi masalah ini lancar, begitu juga dengan KPU dan birokrasi yang bisa cepat menyelesaikan persoalan ini," katanya.

Sementara itu, langkah percepatan pelantikan berdasarkan arahan Gubernur menjadi salah satu upaya mengatasi kondisi di pemerintahan Kota Malang, khususnya menghadapi dua agenda besar, yakni pembahasan P-APBD 2018 dan APBD 2019.

Saat ini, anggota DPRD Kota Malang yang aktif tinggal lima orang, rinciannya Wakil Ketua I DPRD Kota Malang Abdurrachman, kemudian Tutuk Hariyani, Priyatmoko Oetomo, Subur Triono dan Nirma Chris Desinindya.

Tercatat, dari total 45 anggota, terdapat 41 orang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019. (*)

Source: jatim.antaranews.com

Lintasjatim.com, Ponorogo - Manfaat dana desa selama tiga tahun ini sangat dirasakan oleh masyarakat desa, terutama dengan tumbuh kembangnya potensi desa berupa wisata-wisata baru yang ada di desa, banyak elemen masyarakat bergerak dan membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Bpk. H. Anwar Sanusi, Ph.D pada acara menutup Kejuaraan Liga Paralayang Liga Jatim Seri IV yang dilakasanakan di Gunung Gede Desa Tatung Kecamatan Balong Ponorogo tanggal 7 hingga 9 September 2018.

Pemerintah pusat mengapresiasi kegiatan yang memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan sekaligus akan mensuport penuh kegiatan Desa Wisata Paralayang yang diharapkan kelak juga mampu menciptakan atlet-atlet muda paralayang berprestasi di tingkat nasional dari desa, demikian lebih lanjut pernyataan Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi.

Menurut keterangan Arif Eko Wahyudi Ketua FASI Jatim, kegiatan Kejuaraan Paralayang Liga Jatim  Seri IV di Desa Tatung yang diadakan oleh FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tatung diikuti oleh 80 peserta, Jatim 75, NTB 2, Medan 3.

Kejuaraan Liga Seri 4 yang ditutup dan penyerahan Trophi oleh Sekjen Kemendesa PDTT RI menghasilkan pemenang Kategori Senior Putra peringkat pertama oleh Sutrisno dari Kabupaten Malang, Peringkat Kedua oleh Bayu Krisna dari Kota Batu, peringkat ketiga oleh Ikhwan Hadi Kota Batu. Selanjutnya Kategori Junior Putra dimenangkan pertama oleh Alkindi Akbar Kota Malang, kedua oleh Timbul Prasetyo Kota Batu, ketiga oleh Evelin Kota Batu dan kategori yang terakhir Junior Putri dimenangkan oleh Pertama Dessy Ramadani Kota Batu, kedua oleh Langking A.P Kabupaten Tuban dan ketiga oleh Jeannette Christesha B dari kota Batu.

Rudi Sugiarto, SE, selaku Kepala Desa Tatung menyampaikan bahwa Pemerintah Desa akan terus melakukan pembenahan dan penyempurnaan terutama di wilayah insfratruktur pada wahana paralayang di Gunung Gede dengan harapan, wahana paralayang ini menjadi salah satu destinasi wisata baru yang ada di Desa Tatung dan satu-satunya di Kabupaten Ponorogo.

Lintasjatim.com, Pekanbaru - Video dua siswi SMPN 2 Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), berduel hingga guling-guling di tanah jadi viral di media sosial. Kedua siswi itu juga terlibat baku pukul dan jambak-jambakan.

Di video itu, dua siswi yang berduel ini sama-sama mengenakan pakaian olahraga. Bagian atasnya berwarna putih lengan panjang dengan celana training berwarna hijau toska. Kedua wanita remaja ini terlihat berduel di depan kawan-kawannya. Tidak ada yang mencoba melerainya.

Beberapa kawan sekolahnya dalam video berdurasi 30 detik itu bersorak melihat duel tersebut. Sebagian malah terlihat santai dan cuek melihat ada perkelahian.

"Peristiwa itu terjadi 25 Agustus 2018 pukul 12.30 WIB setelah pulang sekolah. Kami pulang sekolah jam 11.00," kata Kepala SMP Negeri 2 Tanjungpinang, Hariyani Safitri, kepada wartawan, Jumat (31/8/2018).

Menurut Haryani, pada 27 Agustus 2018, pihaknya sudah menyelesaikan persoalan kedua siswinya yang berkelahi dan direkam teman sendiri. Kasus perkelahian ini diduga terkait bully dan pemerasan.

"Iya (ada bully dan pemerasan) itulah (masalahnya). Kelas 9 (siswi yang berkelahi)," kata Hariyani.

Sedangkan Kadisdik Pemkot Tanjungpinang, Dadang, menambahkan kasus tersebut sudah diselesaikan.

"Sebenarnya kasus sudah diselesaikan, cuma masalahnya sekarang videonya diviralkan. Video viral ini pun sudah terlambat ini," kata Dadang.

Dadang menyebutkan pihaknya sudah mengambil langkah memanggil kedua orang tua bocah yang berkelahi, termasuk yang memvideokan.

"Baik yang berkelahi maupun yang memvideokan dan yang menonton semua kena sanksi. Ke depan, kita minta video ini disetop," tutup Dadang. 

Source: detik.com

Lintasjatim.com, Jakarta - Video seorang ibu yang berjalan kaki sambil menggendong anak karena mengaku diusir suami ramai dibahas di media sosial. Video itu juga ramai membahas soal sosok polisi yang membantu ibu tersebut.

Dalam video itu terlihat ibu-ibu sedang menggendong anak dengan raut wajah sedih. Di sebelah ibu itu duduk seorang anggota polisi yang terlihat mengulurkan tangannya, memberikan uang ke ibu itu. 

"Ini dipakai aja, ibu ndak ada apa-apa pakai saja daripada ibu jalan kaki. Ndak papa saya bantu, nanti ada bus saya setopin aja," kata polisi dalam video tersebut.

Ibu itu terlihat ragu-ragu menerima pemberian dari polisi tersebut. Ibu yang menggendong anak itu kemudian menoleh ke ibu berkerudung merah muda yang duduk di sebelah kanannya. Lokasi peristiwa itu disebutkan Pos TL Kediri Sat Lantas Polres Tabanan, Bali.

Dimintai konfirmasi, Kapolres Tabanan AKBP Sinar Subawa membenarkan polantas yang ada di video itu merupakan anggotanya. Dia mengatakan dua anggotanya Aipda I Kadek Wardana dan Aipda I Ketut Sumerteyasa yang bertugas saat peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/8). 

"Kejadiannya kemarin sore kira-kira jam 3 (pukul 15.00 Wita), anggota melihat ibu-ibu sambil menggendong bayi menangis yang hendak pergi ke Banyuawangi di Pos Polisi jalan baypass yang ada Patung Soekarno itu," kata Sinar saat dimintai konfirmasi, Jumat (31/8/2018) malam.

Dia menambahkan anggotanya iba ketika melihat seorang ibu yang berjalan sambil menangis. Rupanya saat ditanya polisi ibu itu mengaku baru saja diusir suaminya. 

"Kalau kekerasan fisik pengakuannya hanya didorong-dorong oleh suaminya dan diusir disuruh pulang ke Banyuwangi. Sambil menggendong anaknya ibu itu sudah jalan dari Denpasar Mahendradata sudah 18 kilo," terangnya. 

Dia menambahkan anggotanya kemudian mencegat bus untuk ditumpangi ibu tersebut pulang ke kampung halamannya. Tak hanya itu, anggotanya juga memberi uang saku untuk bekal ibu tersebut. 

"Iya sopir bus itu kebetulan juga temennya anggota Polantas disuruh naik dan diberi uang sebisanya polisi," terangnya.

Source: detik.com

Lintasjatim.com, Surabaya – Dirgahayu Republik Indonesia ke 73 tahun, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya memperingati dengan melaksanakan upacara bendera merah putih di halaman timur Masjid Nasional Al Akbar. Upacara diikuti semua karyawan masjid dan mitra dakwah. Upacara di pimpin langsung Direktur Utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Endro Siswantoro.

Setelah upacara selama kurang lebih 45 menit, 500 peserta melaksanakan kirab bendera merah putih akbar berukuran 17 X 25 Meter. “Bendera kami kirab dengan jalan kaki dari pintu utama masjid menuju menara di sisi utara masjid,” kata H. Endro Siswantoro, Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (17/8).

Berjalan kaki dengan membawa bendera yang memiliki bobot kurang lebih 10 kg ini bertujuan mengenang para pahlawan yang telah gugur di medan peperangan. Dengan sorak sorak bahagia, para karyawan masjid terus menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. “Bendera dengan lipatan satu meter dan panjang 25 meter dibawa tujuh belas orang sebagai simbol 17 Agustus,” terang Dirut.

Dengan semangat kebangsaan ini, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya memperingati HUT ke 73 RI. “Inilah masjid satu-satunya yang melaksanakan upacara bendera dan mengibarkan bendera merah putih akbar di Menara masjid dengan ketinggian 99 Meter,” kata H. Helmy M Noor Humas Masjid Al Akbar Surabaya.

Agar bendera tetap aman tidak sobek di atas dan supaya bendera bisa berkibar diketinggian 99 meter itu, maka dibutuhkan tampar dengan kebesaran 18 milimeter. “Kami memesan khusus tampar ini, dan inilah peringatan 17 Agustus 2018 dengan simbol tampar 18 milimeter,” ungkap Helmy.

Ketika bendera merah putih berada di pucuk tiang Menara, para peserta upacara memberikan hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sembari mengibarkan bendara merah putih di tangannya. Ini sudah kedua kalinya bendera merah putih akbar berkibar di atas Menara dengan ketinggian 99 meter dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia.  

“Ini kami lakukan, merupakan rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kemerdekaan kepada negara Indonesia. Maka dari itu, tugas kita adalah mengenang jasa para pahlawan dan turut aktif menjaga kedaulatan bangsa ini, sekali merdeka tetap merdeka,” tutup Dirut Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. (*)

Lintasjatim.com, Bali - Gempa berkekuatan 7 Skala Ritcher yang mengguncang Lombok dan Bali pada Minggu 5 Agustus malam menyisakan sebuah cerita yang mendunia, yaitu video seorang imam salat yang tetap bertahan saat bumi berguncang.

Dia adalah Arafat, imam salat di Musala As-Syuhada, Denpasar, Bali. Unggahan Facebook Live dari musala As-Syuhada, menjadi viral dan mendunia. Unggahan di akun Facebook musala tersebut sudah ditonton lebih dari 200.000 kali, disebar hampir 5.000 kali, dan mendapat hampir 9.000 tanggapan.

Video tersebut juga ikut disebarkan oleh ustaz Yusuf Mansur lewat akun Instagramnya, dan sudah ditonton lebih dari 400.000 kali dan mendapat lebih dari 4.000 komentar. Video Arafat yang bertahan di tengah gempa juga tersebar di media-media internasional, seperti The Guardian, Times of Israel, The Express Tribune di Pakistan, dan Kuwaiti Times.

Menurut takmir musala As-Syuhada, Denpasar, Pungkasandi Putra, Arafat bukanlah imam tetap di tempat ibadah tersebut. "Dia tinggal di sekitar musala. Dia datang sesekali untuk salat wajib, dan kebetulan di musala kita tidak ada imam tetapnya. Jamaah itu pada dorong-dorongan menyuruh untuk maju jadi imam. Baru seminggu ini (jadi imam)," kata Pungkasandi.

Dalam video itu, posisi Pungkasandi berada di belakang mimbar. "Sudah terasa seperti bangunan itu mau rubuh. Sebenarnya awal-awal merasakan gempa itu tidak terlalu kencang, jadi pas bacaan salat Al Fatihah di ujung mau 'amin' itu baru agak keras. Setelah itu terasa goncangan gempa yang keras disertai bunyi-bunyi dari atap, kayu-kayu, plafon, genteng-genteng itu kayak mau jatuh. Baru pada lari," kata Pungkasandi.

Lintasjatim.com, Malang - Gempa bumi Tektonik berkekuatan 5,2 skala richter menguncang wilayah Malang, Jawa Timur, pada pukul 13.09 WIB, Rabu, 8 Agustus 2018. Guncangan gempa dirasakan oleh warga kira-kira lima detik.

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, pusat gempa terletak di koordinat 8,80 lintang selatan dan 112,46 bujur timur, atau berlokasi di 13 kilometer di kedalaman laut. Gempa berada di 68 kilometer barat daya Malang.

"Gempa juga dirasakan di Blitar, Tulunggagung, Mojokerto, Lumajang, Yogyakarta hingga Bali," kata Musripan, Kepala BMKG Karangkates Malang.

BMKG menyatakan, gempa terjadi karena aktivitas subduksi pergeseran lempeng tektonik Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia. Gempa itu dibangkitkan dengan mekanisme pergerakan sumber jenis sesar naik (thrust fault).

Avirista, seorang warga Kota Malang, mengaku bahwa getaran gempa terasa cukup kencang. Saat itu ia melihat gelas yang berada di meja tempat ia berada bergoyang lima detik.

"Terasa saat itu saya sedang berada di lobi DPRD Kota Malang, gelas yang ada di meja bergoyang selama lima detik. Beruntung cuma sebentar, jadi tidak sampai panik berhamburan keluar gedung," katanya.

Source: viva.co.id

Tempat wisata di bogor memang cukup banyak, Anda bisa memesan dan melihat tempat-tempat wisata di Bogor di Aplikasi Traveloka. Tempat wisata di bogor beberapa diantaranya dikenal dengan keindahan dari pemandangan alam, kemudian tempat hiburan hingga kawasan wisata yang menghadirkan nuansa unik dan berbeda dari tempat lainnya, seperti halnya beberapa lokasi wisata bernuansa ala Eropa yang akan penulis jelaskan kali ini

1. Little Venice

Mengunjungi lokasi wisata yang satu ini tentunya akan membawa anda merasakan suasana di Venesia, Italia. Lokasi wisata ini berada di kawasan Kota Bunga Cipanas, Puncak, Pada awalnya kawasan dari Kota Bunga ini dikenal sebagai tempat penginapan, namun karena keunikan yang dimiliki bangunannya, kemudian tempat tersebut pun dikembangkan sebagai kawasan wisata bernuansa Eropa. Ketika mengunjungi lokasi yang satu ini anda akan melihat beragam jenis bangunan dengan arsitektur unik dan mirip dengan bangunan yang ada di Kota Venesia. Selain itu, di tempat tersebut juga terdapat beberapa kanal yang tentunya dapat anda telusuri dengan menggunakan gondola, yaitu bentuk transportasi utama seperti yang terdapat di Kota Venesia. Namun selain miniature dari kota Venesia, Kota Bunga juga dikenal dengan miniatur dari beberapa kota lainnya yang ada di kawasan eropa serta Asia.

2. Devoyage

Devoyage atau lebih dikenal dengan sebutan kampoeng eropa ini merupakan tempat wisata lainnya yang ada di kota bogor yang hadir dengan tampilan kota Eropa. Memiliki luas tanah hingga 1,5 hektar, tempat ini juga menyediakan kebun binatang mini, kemudian rumah bermain, rumah foto, serta rumah cendera mata. Di tempat wisata ini anda dapat menikmati pemandangan dari kota eropa mini yang hadir dengan cat warna warni, selain itu, ada pula miniatur dari menara Eiffel, kemudian jembatan, serta rumah kincir yang dikenal sebagai bangunan khas dari Belanda, dan juga perahu gondola seperti halnya yang terdapat di Venesia. Selain menyajikan tempat bermain khusus bagi anak-anak, tempat ini juga menyediakan tempat bermain bagi orang dewasa. Salah satu diantaranya adalah rumah labirin, yang mana isi dari setiap ruangannya hampir menyerupai benteng takeshi yang hadir dengan pencahayaan minim, sehingga cukup unik bagi mereka yang menyukai bentuk permainan menantang.

3. Gunung Pancar

Hammocking di kawasan gunung pancar menjadi salah satu agenda liburan unik selanjutnya yang bisa anda lakukan di kota Bogor. Tempat wisata di bogor ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menghilangkan penat dari aktivitas harian dan juga pekerjaan yang menumpuk. Dengan hammocking di bawah pohon pinus yang rindang tentunya memberikan kesejukan tersendiri. Selain itu, lokasinya yang berada di tempat tinggi, juga menghadirkan suhu udara yang dingin, sehingga tempat ini pun cocok untuk dijadikan area berkemah, baik bersama keluarga, teman atau bahkan pasangan. Bagi anda yang ingin mengunjungi lokasi yang satu ini, pastikanlah untuk mengunjungi kawasan Desa Karang Tengah yang berada di Kecamatan Babakan Madang dari Kabupaten Bogor.

4. Spot Paragliding

Bagi anda yang menyukai olahraga ekstrim, bentuk tempat wisata yang satu ini dapat anda jadikan solusi tepat. Wahana paragliding selain dapat menunjukkan pemandangan indah Kota bogor dari atas ketinggian, juga dikenal sebagai kegiatan yang tidak biasa untuk wisata anda. Pasalnya setiap wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut akan diajak untuk terbang dan menikmati keindahan alam dari atas ketinggian selama 10 hingga 15 menit dari kawasan atas di puncak Bogor. Untuk tempat wisata ini umumnya dikenal dengan nama Fly Indonesia Paragliding, dan tentunya bisa anda temukan di Jl, Raya Puncak pada km 87 Bukit Paralayang, kawasan Puncak.

5. Highland Park Resort

Highland Park Resort, meskipun dikenal sebagai tempat penginapan, namun untuk area penginapan yang satu ini sendiri justru hadir dengan tampilan unik melalui desain arsitektur bergaya Mongolian yang dimilikinya. Berlokasi di Jl, Curug Nangka, dari Kampung Sinarwangi, Bogor. Lokasi ini hadir dengan tenda-tenda berbentuk kerucut dan menjulang tinggi ke bagian atas khas dari tampilan pemukiman Mongolian. Konsep unik yang dimilikinya tersebut tidak hanya menarik perhatian mereka yang ingin menginap saja, tetapi banyak pula menarik perhatian para wisatawan lainnya, Karena itulah tidak heran jika banyak diantaranya wisatawan yang dengan sengaja menginap di tempat tersebut untuk menikmati nuansa khas Mongolian yang ditampilkan di tempat wisata di bogor ala Eropa yang satu ini.

Lintasjatim.com, Surabaya - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jatim akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) XXII di Kabupaten Banyuwangi pada 3-5 Agustus mendatang. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dijadwalkan hadir pada gelaran akbar ini.

Ketua IPNU Jatim Haikal Atiq Zamzami mengatakan, sesuai susunan acara, Menpora secara resmi akan membuka Konferwil dan memberikan penganugerahan IPNU Award. Sedangkan Menristekdikti menjadi Keynote Speaker pada Student Annual Meeting yang mengusung tema Student Innovation Inventing The Future.

“Konferwil IPNU ini akan menjadi ajang konsolidasi seluruh pelajar NU untuk bersinergi dalam merumuskan strategi merespon tantangan era disrupsi. Sebagai organisasi pelajar terbesar yang memiliki kader di setiap desa maka diperlukan gerakan bersama untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai bakat potensi,” katanya, Rabu (18/7).

Ia menjelaskan revolusi industri 4.0 yang juga menjadi tema besar Konferwil tidak hanya melahirkan daya saing, namun juga menuntut kalangan milenial untuk melakukan kolaborasi. Sinergi, kerjasama dan saling memberikan keuntungan menjadi kunci untuk meciptakan perubahan dan menjadi pemenang.

“Implikasi dari revolusi industri 4.0 adalah perubahan besar hampir pada segala aspek. Untuk itu, menyiapkan pelajar menjadi motor dalam perubahan tersebut merupakan sebuah urgensi. Student Innovation Hub (SIH) semacam wadah yang kami inisiasi dalam gelaran ini. Visi kami SIH akan menjadi semacam Sillicon Valley untuk pelajar Jawa Timur ke depan, ” terangnya.

Haikal menambahkan semangat yang diusung dalam tema besar konferwil ini, juga selaras dengan perhatian Presiden Jokowi pada revolusi industri 4.0.

“Presiden Jokowi sering mengungkapkan bahwa anak muda (pelajar) harus siap dengan tantangan revolusi industri 4.0 dan hal ini menjadi salah satu acuan dan semangat kami dalam mengagas acara ini,” tuturnya.

Ketua Panitia Konferwil XXII IPNU Jatim Sutamaji menambahkan selain Menpora dan Menristekdikti, pihaknya juga mengundang Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo, Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan sejumlah tokoh lainnya.

“Hingga detik ini sudah ada beberapa tokoh telah mengonfirmasi kehadirannya. Beliau-beliau sengaja kami undang untuk memberikan sumbangsih ide dan gagasan agar generasi milenial benar- benar menjadi pemenang di masa mendatang,” jelasnya.

Selain itu, Veve Zulfikar artis tanah air yang populer di kalangan anak muda juga turut memeriahkan acara tersebut. Nantinya Veve bersama crew akan menghibur para peserta Konferwil dan tamu undangan pada tanggal 4 Agustus 2018 pukul 19.00 - 22.00 WIB.

"Iya, Veve sudah positif hadir di acara Konferwil IPNU Jatim. Untuk masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya bisa merapat ke lokasi," pungkas Sutamaji.

Panitia Konferwil XXII IPNU Jatim juga menggelar beberapa acara lain, di antaranya Seminar Jurnalistik Literasi Digital Motor Revolusi Industri 4.0, Apel Kebangsaan Pelajar-Santri dan Sarasehan Majelis Alumni IPNU Jawa Timur. 

Lintasjatim.com, Malang - Damar Kreatif adalah sebuah lembaga yang menyediakan berbagai fasilitas belajar tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun. Rumah kreatif tersebut terletak di Kecamatan Singosari Desa Watugede Jl Nusa Indah 79.

Damar Kreatif adalah sebuah rumah baca sebagai tempat berkumpulnya pemuda-pemudi Desa Watugede, mulai dari anak Pendidikan Usia Dini (Paud) sampai anak kuliah ataupun yang putus sekolah. Untuk belajar bersama berkreasi bersama.

Mulai dari kegiatan membaca buku bersama, ngaji bersama, bermain musik bersama, sampai membuat daur ulang mebel dari kayu bekas dan tong bekas. 

Damar Kreatif sudah ada sejak tahun 2010. Bukan hanya pemuda di desa setempat yang bisa belajar di rumah baca, pemuda luar desa pun bisa ikut saling tukar fikiran tentang pendidikan dan seni , banyak juga komunitas-komunitas baca dan kesenian yang berkunjung di tempatnya.

Anggota dari team Damar Kreatif antara lain Afifudin Zuhri (Pendiri), Bejo Sandy (guru sastra), Einin Sandy (guru Seni), Poppy (guru Akademik), dan Windy (guru Ekstrakulikuler).

"Kami berharap untuk kedepannya Damar Kreatif lebih bermanfaat dan maju, sebagai rumah belajar bagi pemuda-pemudi dari segala kalangan", ujar Zuhri.

Source: beritajatim.com

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

6036941
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
6696
9525
32095
5854521
234100
252292
6036941
Your IP: 54.80.58.121
2018-09-26 15:31