SDM Dinilai Menjadi Faktor Utama Dalam Menghadapi Indonesia 4.0

11 Jun 2018
197 times

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Pemuda lintas organisasi di kabupaten Sidoarjo menggelar acara Tadarus Indonesia Lebih Nyantri. Acara itu digelar dalam rangka menghadapi Indonesia 4.0 (revolusi industri) dan Islam radikal di Indonesia. 

Mirza Kurniawan panitia acara Tadarus mengatakan, acara ini menghadirkan beberapa ketua Ormas di kabupaten Sidoarjo Jawa Timur sebagai narasumber seperti H. Riza (GP. Ansor), Gus Khobir (RMI-NU), Lucky (PMII), Chakim (Matan) dan Fahrizal Muafi (IPNU).

"Acara ini digelar dalam rangka menghadapi Indonesia 4.0 (revolusi industri) dan Islam radikal di Indonesia," ujar Mirza saat dikonfirmasi melalui WA, Selasa 12 Juni 2018. 

Tadarus yang diselenggarakan di Ponpes Siwalan Pandji Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo  tersebut menjelaskan bahwa Sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi faktor utama untuk mendukung implementasi revolusi industri 4.0. 

Meskipun di era digital, SDM tetap dibutuhkan untuk mengoperasikan digital. SDM yang dibutuhkan oleh industri saat ini adalah yang memiliki kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital.

"Kompetensi ini untuk mewujudkan smart factories, salah satunya Internet of Things (IoT), smart City Sidoarjo dan lain sebagainya," ujar Hakim ketua MATAN kabupaten Sidoarjo. 

Penerapan industri 4.0, lanjut Hakim tidak akan menggantikan atau mengurangi peran tenaga kerja manusia. Melainkan dapat mendorong peningkatan kompetensi SDM untuk memahami penggunaan teknologi terkini di dunia industri. 

Agar tidak tertinggal, pemuda harus bisa memanfaatkan teknologi di era digital ini. Karena selain menghadapi revolusi industri 4.0 yang berbasis digital, juga persaingan kelompok Islam radikal yang cenderung memanfaatkan teknologi sebagai media penyebaran faham radikalnya, papar Hakim kepada lintasjatim.com. 

Tadarus ini diharapkan Indonesia lebih nyantri. Dengan pemanfaatan digital, revolusi industri akan tetap dikuasai oleh santri. Begitupun juga Islam radikal yang kian masif bergerak di dunia digital dapat diimbangi oleh para santri, sehingga Indonesia lebih nyantri, pungkas Hakim.(coi/stj).

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

6511654
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
7559
8577
16136
6355517
163926
269120
6511654
Your IP: 54.163.22.209
2018-11-19 20:45