Matan Sidoarjo Gelar Suluk Untuk Siapkan Kader Pejuang NKRI

06 May 2018
110 times

lintasjatim.com, Sidoarjo - Satu persatu terlihat para peserta Suluk Matan (Sultan) 1 datang menuju PP. Hikmatul Huda Kedungcangkring Jabon, Sidoarjo. Sabtu pagi, 05 Mei 2018.

Beberapa peserta yang hadir terlihat melakukan registrasi. Sedangkan lainnya duduk santai sembari menunggu peserta lainnya. Berselang kemudian, pembukaan pun dilakukan. Tepat pukul 10.00 WIB acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan Sholawat Thoriqiyah.

Sebagaimana diketahui, Sultan 1 merupakan suatu proses pengkaderan awal untuk mengenal organiasai Mahasiswa Ahlit Thoriqoh Al-mutabaroh An-Nahdliyyah (Matan). Sultan 1 yang bertemakan Thoriqoh dan Aswaja Sebagai Pondasi Arah Gerak Dalam Beragama, Bermasyarakat dan Berbangsa ini bertujuan agar mahasiswa lebih faham akan tugas pokok dan fungsinya berjalan dengan landasan Aswaja yang kuat.

"Dengan Sultan 1 ini kami berharap, agar mahasiswa, terutama kader Matan semakin baik dalam memahami dan menjalankan perannya dalam membangun masyarakat, ungkap M. Sirojul Chakim SyafiI," ketua Matan Sidoarjo di sela acara.

Acara yang diakhiri dengan berdoa oleh penasihat Matan Sidoarjo, Gus Mif, ini terdapat beberapa materi untuk memberi pemahaman kepada para Sohib Matan. Adapun materinya yaitu Aswaja, Leadership, Keindonesiaan, Matan dan Thoriqoh, serta juga diselingi dengan wirid rotibul haddad dan ijazah aurod sholawat, tahlil dan istighfar.

Materi yang disuguhkan kepada sohib matan tersebut tidak lepas dari konseptualisasi nilai-nilai yang ada dalam thoriqoh dan tasawuf. Adapun nilai-nilai tersebut terkandung dalam lima hal yang disebut sebagai lima asas pokok landasan organisasi yaitu Tafaqquh fid din, iltizamut thoat, tazkiyat al-nafsi, hifdzul aurad wal adzkar dan khidmah lil ummah.

Tafaqquh fid din adalah semangat pergerakan yang didasarkan pada pengasahan kemampuan dan ketajaman intelektual para anggota Matan, dalam upaya meningkatkan kualitas sumbar daya manusia seutuhnya di seluruh cabang ilmu pengetahuan, tanpa adanya pemisahan antara ilmu agama dengan ilmu umum.

Karena menurut keyakinan Matan, bahwa semua ilmu bersumber dari Yang Maha Mengetahui, yaitu Allah SWT. Sedangkan iltizamut thoat adalah semangat pergerakan mahasiswa yang didasarkan ketaatan kepada Allah SWT sebagai Tuhan pencipta, pembimbing dan pendidik manusia.

Kemudian kepada Baginda Rasul Muhammad SAW, selaku pembawa risalah kebenaran dan panutan umat manusia. Serta kepada ulil amri, yaitu ulama dan umaro. Kemudian tazkiyat al-nafsi yaitu semangat pergerakan yang didasarkan upaya pembersihan dan pensucian diri, baik lahiriyah maupun batiniyah dari segala bentuk sifat dan perbuatan yang tidak baik.

Untuk hifdzul aurad wal adzkar adalah semangat pergerakan yang di dasarkan atas upaya menjaga keseluruhan waktunya diniatkan untuk beribadah kepada Allah Swt dengan mendatangkan kemanfaatan, kebaikan dan pahala dari Allah Swt, baik untuk diri sendiri, orang lain maupun masyarakat luas (bangsa dan negara).

Terakhir, adapun khidmah lil ummah yaitu semangat pergerakan untuk memberikan darma bhakti kepada ummat manusia, kepada bangsa dan negara sebagai wujud pengabdian kepada Allah Swt secara menyeluruh. (stj/coi).

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4988578
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
3138
6545
33039
4814057
172974
4988578
Your IP: 54.80.81.223
2018-05-24 09:44