Punggawa Rijalul Ansor PP dan PW GP. ANSOR Hadiri Dirosah Kader di Sidoarjo

08 Oct 2017
323 times

lintasjatim.com, Sidoarjo - Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda ANSOR Sidoarjo menggelar dirosah kader angkatan pertama di Ponpes Manbaul Qur'an, Gempolsampurno Porong Sidoarjo, Sabtu dan Minggu 07-08 Oktober 2017. Dirosah kader tersebut merupakan pertama kalinya di Sidoarjo bahkan di Indonesia.

Dirosah Kader dilaksanakan dengan tujuan mencetak kader yang siap untuk mengisi musala, masjid atau instansi yang sepi dari amaliyah nahdliyyah. Hadir pada acara Dirosah, Ketua RA Pusat Gus Aam, ketua RA Jatim, ketua PCNU Sidoarjo, ketua DPRD Sidoarjo.

Moch. Syifa ketua Rijalul Ansor (RA) Cabang Sidoarjo menjelaskan pihaknya mendapat wejangan dari KH. Soleh Qosim Ngelom Sepanjang untuk segera mencetak kader yang siap untuk diterjunkan di masyarakat mulai Khotib, Dai, Imam musala maupun masjid. Ia juga menegaskan kembali apa yang menjadi harapan Ketua Rijalul Ansor Pusat, Gus Aam.

Saat dilantik Gus Aam memaparkan visi misinya sebagai pengurus RA Pusat bahwa tantangan NU kedepan tidak hanya mengenai kelompok wahabi maupun radikal, namun juga tentang bagaimana mencetak kader ulama. Yang dikhawatirkan NU bukan mengenai wahabi dan sejenisnya, namun NU akan kawatir jika kehabisan kader ulama. Mengingat hal itu dirosah kader menjadi sebuah hal yang urgent dalam menjawab tantangan NU kedepan.

Gus Aam pada pelantikan RA Pusat di Tambakberas Jombang beberapa bulan lalu juga menyebutkan bagaimana kiprah ansor kedepan dapat mengisi ruang-ruang yang hari ini direbut oleh pada dai dari kelompok diluar NU. Ketika pengurus RA dapat mengisi ruang tersebut dimasyarakat maka tidak menutup kemungkinan setiap momen apapun pasti dapat mengupas tentang NU, karena pada hakikatnya amaliyah dimasyarakat tak lepas dari apa yang telah dilestarikan oleh NU dari ajaran para walisongo, katanya.

Sementara itu ketua PC GP. Ansor berharap melalui Dirosah Kader tersebut dapat tercipta kader Ansor yang memiliki karakter kerakyatan, karakter kebangsaan dan karakter dakwah.

"Dirosah kader ini tidak hanya berhenti disini, tetapi kader yang dilatih kedepan harus siap untuk didistribusikan mengisi ruang-ruang yang hari ini ditinggalkan oleh kader NU," kata Riza Ali Faizin dalam sambutannya.

Pasca Dirosah nantinya tidak hanya dikembangkan didunia nyata tapi juga di media sosial. Ada pelatihan khusus untuk medsos setelah pelatihan dirosah, harapan ketua PCNU Sidoarjo.

"Paling tidak nanti kita bekali dengan Dzuu 'ilmin (mempunyai pengetahuan yang luas), dzuu siyasatin (punya strategi), dzuu haibatin (punya Wibawa)," pungkas ketua PCNU Sidoarjo H. Maskhun.

CHOIRUDIN

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

3723409
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
8004
9944
35926
3540221
192638
3723409
Your IP: 54.161.108.158
2017-11-22 18:13