Pajak, Bagi Kesejahteraan Rakyat Masih Kurang

02 Nov 2017
746 times

lintasjatim.com - Pajak merupakan sumber pendapatan Negara yang sangat penting bagi penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan nasional. Sehingga pemerintah menempatkan kewajiban perpajakan sebagai salah satu perwujudan kewajiban kenegaraan yang merupakan sarana dalam pembiayaan Negara dalam pembangunan Nasional guna tercapainya tujuan Negara. Penting dan strategisnya peran serta sektor perpajakan dalam penyelenggaraan pemerintah dapat dilihat pada Anggaran Belanja Negara (APBN) dan Rancangan APBN setiap Tahun yang disampaikan pemerintah, yaitu terjadinya peningkatan presentase sumbangan pajak dari tahun ke tahun.

Peran pajak belum menjawab atau memenuhi kebutuhan rakyat, misalnya infrastruktur jalan, banyak sekali ditemui jalan rusak dan belum diperbaiki, difasilitasi jembatan yang masih kurang, akibatnya distribusi barang menjadi terhambat dan menyebabkan ekonomi biaya tinggi. Dari segi pendidikan pun dirasa kurang, dana pendidikan telah dialokasikan sebesar 20% dari APBN, dan terjadi kenaikan setiap tahun. Tetapi dampaknya dirasa belum begitu mengena, karena bantuan operasional sekolah (BOS), memberikan nominal yang sangat kecil kepada masyarakat kurang mampu, begitu pun tunjangan yang diberikan kepada guru bantu atau guru tidak tetap, minim sekali.

Dana bantuan operasional lebih ditujukan kepada rehabilitasi sarana secara fisik, tetapi harus di akui tunjangan profesi guru cukup menambah tingkat kesejahteraan para guru. Pajak yang besar pastinya akan menambah kualitas pendidikan di Indonesia.

Dari segi pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan dengan program jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dengan total dana 7,3 Triliun, memang sangat membantu rakyat miskin, yang selama ini merasa anti pasti untuk berobat ke rumah sakit. Namun pelayanan tersebut masih kurang, lembaga kesehatan swasta biasanya bisa memberikan pelayanan dengan baik. Ini berarti, masih dibutuhkan dana lebih besar untuk memberikan kenyamanan kesehatan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dari segi pertahanan dan keamanan, peralatan militer Indonesia sudah ketinggalan zaman, tidak heran sering kita simak dalam berita kecelakaan darat, laut dan udara. Hal tersebut dikarenakan alat yang digunakan sudah tidak layak pakai.

Di Tulis Oleh : Nama :Muhammad Alma Arif,

Prodi :Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosisal dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

6712268
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
4147
6176
16737
6557474
123827
240713
6712268
Your IP: 54.90.109.231
2018-12-18 16:14

Follow Me

<iframesrc="https://www.facebook.com/plugins/page.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Flintasjatimcom%2F&tabs=timeline&width=340&height=500&small_header=false&adapt_container_width=true&hide_cover=false&show_facepile=true&appId=766623483475671"width="340"height="500"style="border:none;overflow:hidden"scrolling="no"frameborder="0"allowTransparency="true"allow="encrypted-media"></iframe>