Ketum Relawan Jokowi Nilai Peluang Pakde Karwo Jadi Menteri Jokowi Lebih Tinggi Dibanding AHY, Begini Analisanya

04 Jul 2019
60 times

Lintasjatim.com, Jakarta - Peluang mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau Pakde Karwo untuk terpilih dan masuk Kabinet Kerja Jokowi Maruf Amin alias menjadi menteri Jokowi, dinilai lebih besar dibandingkan dengan kader Partai Demokrat lainnya, seperti Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO), HM Darmizal MS. Menurut HM Darmizal MS, peluang Pakde Karwo, mantan Gubernur Jawa Timur dua periode berada dalam barisan menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi Maruf Amin lebih besar.

Bahkan peluangnya dinilai lebih dibandingkan dengan kader Partai Demokrat lainnya, seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya sarankan sebaiknya AHY fokus berjuang untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres sekitar Mei tahun 2020 mendatang," ujar Darmizal, Senin (1/7/2019).

Darmizal berpendapat, Soekarwo lebih berpengalaman di bidang pemerintahan dan politik di Tanah Air.

Darmizal mengatakan pengalaman Pakde Karwo yang panjang dipemerintahan dan 10 tahun menjadi Gubernur Jawa Timur akan sangat membantu pemerintahan Jokowi-Maruf Amin lima tahun ke depan.

Sementara AHY, lanjut mantan Pimpinan Komisi Pengawas (Komwas) Partai Demokrat itu, dinilai masih terlalu muda untuk berkancah di politik dan birokrasi.

"Jadi, (AHY) akan sulit mengimbangi kerja pak Jokowi yang tangkas dan serba cepat. Berbeda dengan pakde Karwo yang pengalamannya sudah matang," ucapnya.

Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai Joko Widodo lebih sreg menarik Soekarwo yang akrab disapa Pakde Karwo di kursi kabinet 2019-2024.
Pasalnya, di kalangan tokoh parpol koalisi, Pakde Karwo lebih diterima dibanding sosok AHY.

"Cukup sulit memprediksinya sebab jika Jokowi memberi peluang pada Demokrat dan Demokrat itu Pak SBY maka AHY yang akan disorongkan utama, tetapi penerimaan AHY di koalisi Pak Jokowi lebih terjal daripada Pakde," katanya, Minggu (30/6/2019).

Dia memprediksi, untuk menghindari konflik di parpol koalisi, besar kemungkinan Jokowi akan memilih Pakde Karwo. Yang merepresentasikan seorang birokrat dan profesional, ketimbang kader parpol.

"Dalam situasi seperti itu sepertinya Pakde Karwo lebih berpeluang diterima koalisi Jokowi ketimbang AHY. Pakde itupun akan lebih banyak merepresentasikan sebagai birokrat profesional ketimbang sebagai kader partai," tegasnya.

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

9459847
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
11737
17901
47679
9214071
402226
465032
9459847
Your IP: 54.81.69.220
2019-07-23 16:47