Redaksi Lintas Jatim

Redaksi Lintas Jatim

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Website URL: http://www.lintasjatim.com Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lintasjatim.com, Sumenep – Kecelakaan maut kembali terjadi antara truk nopol M 9768 VC dengan L300 station nopol AB 1240 KH di jalan umum Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Sabtu (20/01/2018).

Kejadian itu berawal ketika truk yang dikemudikan Saiful Arifin (49) melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Setiba di perbatasan Kecamatan Lenteng dan Ganding, tiba-tiba truk yang dikemudikan warga Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan kehilangan kendali kemudian truk oleng kea rah kanan.

Nahas, dari arah berlawanan melaju Pick Up L300 dengan 5 penumpang dan akhirnya tabrakan tidak bisa dielakan.

Seperti dilansir beritajatim.com, dalam kecelakaan itu, terdapat dua korban meninggal dunia.

"Korban yang meninggal yakni sopir L300 atas nama Wasik (45), warga Desa Ganding, dan satu penumpang yang masih berumur enam tahun, yakni Gilbi, warga Desa Ketawang Karay," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Mukit, Sabtu (20/01/2018).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari penumpang yang selamat, mereka masih satu keluarga dari Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding. Mereka baru saja usai melakukan ziarah ke Asta Tinggi (makam raja-raja Sumenep: red).

Wasik, pengemudi L300 yang meninggal mengalami luka robek di dahi atas sebelah kiri, serta benturan keras di dada. Sedangkan Gilbi (6), penumpang L300, meninggal akibat luka parah di kepala.

Sementara kondisi penumpang lainnya yakni Sofi (30), mengalami luka robek pada dahi, patah pergelangan tangan sebelah kanan, serta lecet di paha sebelah kanan. Kemudian Gina (11), mengalami luka lecet di seluruh tubuh. Sedangkan Aisiyah (45), mengalami luka lecet di tangan sebelah kanan, dan Sarifah (60), juga mengalami luka lecet di tangan dan kaki.

"Sementara Saiful, pengemudi truk, mengalami luka di dahi, pipi sebelah kanan, dan luka di tangan," papar Mukit.

Para korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas Lenteng dan Puskesmas Ganding untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Sedangkan dua kendaraan yang mengalami kecelakaan sudah dibawa ke unit laka lantas Polres Sumenep sebagai barang bukti," terangnya.

Lintasjatim.com, Surabaya - Emil Elistianto Dardak dinobatkan sebagai anggota kehormatan oleh Ormas Pemuda Demokrat Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan karena dianggap sebagai cermin nasionalisme di kalangan pemuda, Rabu (27/12/2017).

“Kami perlu memberikan penghargaan karena Pak Emil termasuk pemuda milenial yang mencerminkan nasionalisme,” kata Ketua Dewan Pembina DPD Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Timur Fandi Utomo di sela seminar kebangsaan di Surabaya.

Menurutnya, kiprah Emil dalam penanaman nasionalisme di kalangan muda sangat nampak baik saat menjabat sebagai Bupati Trenggalek maupun mendapingi Khofifah dalam pilgub 2018 mendatang.

“Anak muda khususnya yang ada di Jawa Timur perlu menjadikan Emil sebagai figur. Kenapa? Karena sosok Emil yang masih sangat muda dapat berkiprah dalam dunia politik untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Fandi sapaan akrabnya, yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu.

Dikesempatan itu, Emil mengucapkan terimakasih kepada audien yang telah menobatkan dirinya sebagai figur pemuda. Kedepan, Ia berharap mampu menjalankan amanah dan memperjuangkan rakyat baik di Trenggalek maupun Jawa Timur yang nanti akan ditentukan pada pemilu 2018.

“Saya berterimakasih atas kepercayaannya, semoga para pemuda tetap semangat dalam berkarya dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang ada di sekitarnya,” ujar Bupati Trenggalek dalam sambutannya itu.

Ia juga berpesan kepada pemuda Jawa Timur untuk meingkatkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang teknologi. Menurutnya, teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan sebuah bangsa. Namun sebaliknya, jika tidak bisa mengelola teknologi dengan baik maka menjadi mala petaka. [st]

lintasjatim.com, Lifestyle -  Menjelang akhir tahun banyak pengembang yang mengadakan beragam promo menarik, promo tersebut memang sengaja dibuat untuk memikat pembeli sebanyak mungkin, bentuk promo yang ditawarkan pun sangat bervariasi ada yang menawarkan kemudahan membayar cicilan, bunga yang rendah, door prize hingga hadiah langsung.

Berbicara mengenai promo akhir tahun, saat ini portal properti global Lamudi mengadakan kegiatan Harbolnas 2017, melalui acara ini setiap pencari properti bisa menemukan beragam promo yang sangat menarik, mulai dari harga rumah dijual mulai Rp 57 juta, gratis biaya KPR, logam mulia, gratis AC, water heater dan lain-lain.        

Dalam acara Harbolnas 2017 tersebut, setidaknya ada sekitar 14 pengembang yang ikut berpartipasi mereka menawarkan beragam produk properti terbaik di berbagai kota seperti apartemen Aerium, rumah Blok M Place, perumahan Casavera Drama Residence, apartemen Maqna, Citra Maja Raya, Kota Baru Parahyangan, perumahan Serpong Garden, Grand Wisata Bekasi, apartemen Paddington Heights, apartemen Eastern Green, perumahan Clover Hill, perumahan Grand Depok City, apartemen Nava Park dan perumahan Bhumi Amala Residence.               

 Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi, program Harbolnas ini memang sengaja diadakan guna membantu para pencari properti untuk menemukan rumah dengan harga yang menarik, lengkap dengan beragam promo yang sayang untuk dilewatkan.

“Biasanya memang menjelang akhir tahun banyak pengembang yang mengadakan promo, kesempatan ini merupakan saat yang tepat bagi pencari properti untuk bisa membeli rumah dengan harga yang terjangkau dan mendapakan hadiah yang menarik,” kata Mart.

Mart juga mengatakan, promo Harbolnas ini berlangsung selama satu bulan lamanya yakni mulai tanggal 1 hingga 31 Desember 2017. 

Lintasjatim.com, Probolinggo - Bagi wisatawan yang ingin berlibur menikmati pemandangan bawah laut tidak perlu jauh-jauh ke Raja Ampat Papua Barat. Anda cukup datang ke Desa Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Di tempat ini Anda akan menikmati panorama alam yang eksotik di bawah perairan laut, namanya Pulau Gili Ketapang. Untuk menuju pulau ini pengunjung harus menempuk jarak 8 kilometer dari lepas pantai utara Kota Probolinggo.

Menurut legenda masyarakat setempat, pulau itu dulunya menyatu bersama daratan di Desa Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabuupaten Probolinggo, kemudian terpisah karena letusan dahsyat Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, sehingga sebagian daratan desa terpisah ke tengah sejauh 5 mil dari Kota Probolinggo.

Sebagian daratan menjadi sebuah pulau yang bergerak, sehingga masyarakat setempat menyebut pulau tersebut dengan nama "Gili Ketapang" yang berasal dari bahasa Madura yakni Gili memiliki arti mengalir dan Ketapang merupakan nama asal desa tersebut yang merupakan daerah di sebelah barat Kota Probolinggo.

Bahkan menurut kepercayaan masyarakat, sampai saat ini lokasi Pulau Gili Ketapang semakin menjauh secara perlahan ke tengah laut.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Gili Ketapang Probolinggo masih sedikit, tidak seperti Pulau Gili yang berada di Pulau Lombok yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara karena keindahan ekostis panorama bawah laut.

Belum ramainya wisatawan karena Pulau Gili Ketapang Probolinggo masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas dan lokasinya yang sulit dijangkau, serta ditambah juga minimnya transportasi untuk menuju ke pulau tersebut, hanya dengan menggunakan perahu motor di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Namun, keindahan alam yang disuguhkan pulau yang berada diantara Pulau Jawa dan Pulau Madura itu sangat mempesona akan kekayaan alam bawah laut dan tak kalah indahnya dengan pulau-pulau lainnya yang ada di Indonesia. 

Hamparan pasir putih yang luas, dibalut dengan birunya air laut serta ombak pantai yang cukup tenang membuat wisatawan semakin betah untuk berlama-lama di pulau tersebut dengan kegiatan snorkeling untuk menikmati eksotinya panorama bawah laut dengan karang-karang cantik dan ikan nemonya.

Objek wisata bahari Pantai Gili Ketapang dikelola oleh kelompok pemuda desa setempat dibawah naungan Pemerintah Kecamatan Sumberasih yang dibuka secara resmi pada tahun 2016 untuk mendongkrak perekonomian masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

"Kami berusaha mengenalkan Pulau Gili Ketapang kepada masyarakat luas tentang keindahan alam dibawah laut, bahwa pulau tersebut bukan hanya sebagai pulau sampah atau pulau kambing (banyak warga yang memelihara kambing)," kata pengelola wisata Lailul Marom di Probolinggo.

Di Pulau Gili Ketapang, lanjut dia, masyarakat bisa menikmati keindahan alam pulau tersebut dan bagi pecinta snorkeling bisa melihat pesona berbagai karang laut dan ikan hias warna-warni yang sangat cantik.

"Pihak pengelola juga ingin mengajak masyarakat untuk tidak merusak terumbu karang dan keanekaragaman hayati, sehingga ekosistem laut dapat terpelihara dengan baik dan menjadi destinasi wisata bahari yang dapat memikat wisatawan," ujarnya.

Selain menikmati keindahan bawah laut, di Pulau Gili memiliki wisata sejarah yakni Goa Kucing yang berbentuk rumah dengan goa didalam nya yang merupakan makam salah seorang ulama yakni Syech Ishap yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di sana.

Ulama tersebut memiliki ribuan kucing, sehingga makamnya pun disebut dengan nama Goa Kucing dan tidak jauh dari lokasi goa itu juga terdapat lagi pantai yang dipenuhi dengan batu-batu karang yang bagus dengan air yang sangat jernih.

Nah, bagi Anda yang ingin liburan ke Pulau Gili Ketapang bisa melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo dengan menggunakan perahu motor yang disediakan para nelayan dan kabarnya paket wisata snorkeling di pulau tersebut dipatok dengan harga cukup terjangkau yakni Rp85.000 per orang, sudah termasuk jasa penyeberangan, snorkeling, dan makan ikan bakar hasil tangkapan nelayan setempat. Mau kan?! (*)

 

Lintasjatim.com, Mojokerto - Ratusan mata pasang warga diatas Jembatan Rolak 9 Tarik tertuju ke pusaran air bawah jembatan. Mereka melihat sebuah mobil Toyota Kijang LGX yang terjebur di anak Sungai Brantas masuk wilayah Desa Mlirip Rowo Kecamatan Tarik tersebut.

Mobil yang terjebur terbawah arus air yang memusar karena berada dekat Dam Rolag 9. Setelah mobil melaju dan merosot ke sungai, posisi mobil masih terlihat mengapung.

Informasinya, dalam mobil ada dua penumpang. Yakni anak kecil dan orang dewasa yang berada di atas kemudi. Seorang anak berhasil selamat dan satu korban belum diketemukan.

Fendy salah satu warga mengatakan, mulanya pengemudi mobil tersebut, parkir untuk membeli makan. Selesei makan keluar dan menuju masuk mobil, lalu pengemudi menghidupkan mesin. 

"Saat mesin dihidupkan, mobil tiba-tiba melaju dan terjun ke sungai," kata Fendy menirukan pengakuan bapaknya yang menyaksikan sebelum kejadian.

Dia menambahkan, dalam mobil itu ada dua penumpang. Satu anak-anak dan pengemudi mobil sendiri. "Yang anak-anak selamat dan yang di dalam mobil belum diketemukan," tandasnya.

Sampai kini, di sekitar jembatan dan bibir sungai Rolak 9 Mlirip Tarik banyak warga yang berjibun melihat insiden tersebut. Terlebih mobil korban juga terombang-ambing terbawa arus deras air di sekitar dam di perbatasan Sidoarjo dengan Mojokerto itu.

Kapolsek Tarik AKP Sugiarto menandaskan dirinya masih ada rapat di Polresta Sidoarjo. Ia belum mempunyai data maupun kronologis kejadian. Dan saat ini anak buahnya mencari keerangan saksi dan lainnya soal insiden tersebut. 

"Anak buah saya dilapangan masih mencari keterangan saksi, kronologis kejadian dan sambil berkordinasi untuk melakukan upaya pertolongan dan percarian terhadap korban maupun evakuasi mobil korban," paparnya.

Sementara itu, satu korban selamat diketahui atas nama Helmi Abdilah (8) warga Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Korban selamat setelah berhasil berenang ke tepi sungai dan ditolong dua warga menggunakan ban. Helmi langsung dilarikan ke RS Emma yang berada di Jalan Raya Ijen, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto untuk mendapatkan pertolongan.

Saat beritajatim.com mencoba mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat, korban hendak dibawa ke ruang foto rogenx untuk melihat kondisi korban. Pantauan beritajatim.com, korban dalam keadaan selamat tanpa luka yang telihat dari luar.

Namun korban yang ditunggui ibunya tersebut tampak terlihat menggunakan infus di bagian hidung korban dan menurut keluarga masih syok akibat kecelakaan yang menimpa Pakdenya dan dirinya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak RS Emma tempat korban dirawat termasuk juga pihak keluarga korban.

Sementara itu Supo (50) yang juga Pakdenya belum diketahui nasibnya. Hingga saat ini mobil yang masuk ke dalam sungai belum ditemukan setelah sempat mengapung beberapa saat terkena pusaran arus sungai Rolak Tarik.

Source : beritajatim.com

 

 

Lintasjatim.com, Surabaya - Memasuki usia ke 69 tahun, merupakan salah satu anugerah tersendiri bagi seluruh personel TNI-AD di jajaran Kodam V/Brawijaya, untuk terus berbuat yang terbaik kepada Bangsa dan Negara.

Hal itu, dikatakan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A melalui acara tasyakuran HUT Kodam Brawijaya ke-69 dan peringatan Hari Juang Kartika ke-72 tahun ini yang berlangsung di GOR Hayam Wuruk, Kota Surabaya, Senin, (18/12/2017) pagi.

“Peringatan HUT ini, harus dijadikan momentum untuk berbuat yang lebih baik lagi di masa mendatang, sehingga kita semua dapat melaksanakan tugas-tugas yang  menjadi tanggung jawab sebagai prajurit Kodam V/Brawijaya,” jelas Pangdam V/Brawijaya mengawali sambutannya.

Mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) pada tahun 2016 lalu ini menambahkan, selain sebagai sarana untuk memperkuat tali silahturahmi, digelarnya tasyakuran tersebut juga bertujuan untuk merefleksikan sekaligus mengevaluasi diri maupun peran seluruh personelnya sebagai prajurit Bhirawa Anoraga.

“Itulah sebabnya kita patut bersyukur seraya berdo’a, kiranya TNI AD, khususnya Kodam V/Brawijaya mampu tampil lebih profesional serta senantiasa sukses dalam melaksanakan tugas pokoknya,” kata Mayjen TNI Arif Rahman.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Soekarwo menilai, jika selama ini Kodam V/Brawjiaya turut serta memberikan kontribusi yang sangat tinggi di wilayah Jawa Timur.

Upaya itu, jelas pria yang kerap disapa Pakde Karwo ini, terlihat dengan adanya beberapa tugas maupun kewajiban yang diemban oleh pihak Kodam V/Brawijaya, terlebih di bidang pembangunan di wilayahnya.

“Kontribusi Kodam Brawijaya selama ini sangat besar bagi Jawa Timur. Saya menilai, semuanya sudah tau kinerja yang selama ini berhasil di selesaikan oleh Kodam V/Brawijaya,” ungkapnya.

Melalui tasyakuran saat ini, Gubernur Jawa Timur itu berharap, sinergitas yang selama ini sudah terjalin dengan baik, akan semakin kokoh. Terutama dalam upayanya mengembangkan setiap pembangunan di wilayah Jawa Timur.

“Sinergitas akan terus kita jalin, terutama dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH, red), swasembada pangan dan beberapa program pembangunan lainnya,” tutur Pakde Karwo.

Selain dihadiri Gubernur Jawa Timur, juga dihadiri Kapolda Jatim, Kasgartap III/Surabaya, Kasdivif II/Kostrad, para pejabat teras Makodam V/Brawijaya, perwakilan Veteran, para Ulama, hingga seluruh elemen masyarakat di Jawa Timur.[st]

Lintasjatim.com, Banyuwangi - Di ruang terbuka hijau (RTH) Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi diadakan kemah pelajar. Kegiatan yang berlangsung sejak hari Jum’at hingga Minggu (17/12/2017) kemarin adalah sebagai bentuk langkah konkrit penanaman jiwa kebangsaan sekaligus mencetak pelajar cinta tanah air.

Kegiatan yang dimotori oleh Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) & Korp Pelajar Putri (KPP) Kabupaten Banyuwangi tersebut bermula dari kegelisahan pengurus kepada para pelajar sekarang yang menjadi sasaran empuk organisasi masyarakat (ormas) dengan ideologi radikalisme dan terorisme.

CBB dan KPP dalam kegiatan yang sekaligus memeriahkan acara pra konferensi cabang ini, berinisiatif melibatkan ratusan pelajar putra-putri dari Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan (MA/SMK) pilihan. Diantaranya; MA Nahdlatul Wathan Licin, SMK Darunnajah, SMA NU Genteng, SMAN 1 Glagah, SMK Darussalam, SMKN 1 Tegalsari, SMK NU Al-Futuhiyah Muncar.

Komandan DKC CBP Kabupaten Banyuwangi, M. Ridho Tantowi mengatakan, kemah pelajar ini merupakan langkah awal untuk menanamkan idologi anti teroris serta penanaman kebangsaan sebagai benteng pelajar dari rongrongan ideologi radikal.

“Terkadang kita kesulitan menjaring kader-kader yang berasal dari sekolah umum. Selama ini kan, kita terlalu sering menjaring kader di naungan pesantren atau sekolah-sekolah berada di naungan LP. Ma’arif. Dari sana, kita buat kegiatan yang temanya lebih umum agar sekolah-sekolah umum dapat terlibat. Alhamdulillah langkah ini sukses,” jelas Towi sapaan akrab M. Ridho Tantowi.

Untuk menjadikan kader yang militan dan cinta tanah air, lanjutnya, selama kegiatan para peserta dibagi mejadi beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri tujuh sampai sepuluh orang. Kemudian mereka mendapatkan beberapa materi; keagamaan, kebangsaan, edukasi narkoba, juga berbagai perlombaan.

“Diantara materi yang diajarkan adalah; ke-Aswajaan, ke-Nuan, CBPP-KPP, ke-Indonesiaan, Islam Moderat, Kepemimpinan, Public Speaking, dan lain-lain. Adapun ajang perlombaan yang digelar; ajang Pentas Seni (pensi), jurnalistik, membuat design logo banom NU, menyanyikan lagu mars syubanul wathan,” ujar Towi.

Hal senada juga diungkapkan ketua PC IPNU Banyuwangi, M. Yahya Muzakki, memberikan apresiasi atas inisiatif dan inovasi yang dilakukan badan Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena ini sebagai sarana untuk membentuk pelajar yang berkarakter dan toleransi terhadap semua perbedaan,” terang Yahya saat dikonfirmasi lintasjatim.com, Minggu (17/12/2017).

Dalam kegiatan itu, salah satu peserta mengatakan senang atas terlaksanannya kegiatan tersebut. Seperti yang diungkapkan Kevin Fadhilah, pelajar asal sekolah SMA 1 Glagah. Ia menjadi lebih paham bagaimana memilih dan bersikap terhadap golongan atau pemikiran radikal.

“Selama ini saya hanya aktif pada kegitan di remaja masjid sekolah. Jarang sekali ikut kegiatan-kegiatan di luar apalagi berhubungan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Kevin, pelajar kelas X yang bercita-cita menjadi teknisi pesawat terbang sebagaimana Bacharuddin Jusuf Habibie.

Hadir dalam acara tersebut komandan DKW KPP Anggita Putri Ningrum, ketua PC IPNU Banyuwangi M. Yahya Muzakki, ketua PC IPPNU Banyuwangi Halimah, komandan DKC CBP Banyuwangi M. Ridho Tantowi, komandan DKC KPP Banyuwangi Novita.

Sementara yang berhasil menggondol nominasi juara umum berasal dari sekolah MA Nahdlatul Wathan Licin. Berhasil meraih point tertinggi dalam; juara I lomba pendirian tenda, juara I lomba yel-yel beserta gerakan, juara II lomba pembuatan logo banom NU, dan juara III lomba pentas seni. (M. Sholeh Kurniawan). [Shol]

Lintasjatim.com, Jombang - Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tentang klaim Yerussalem sebagai ibukota Israel menuai protes dari berbagai elemen masyarakat termasuk ribuan warga Jombang.

Massa yang memadati bundaran Ringin Contong Jombang, Minggu (17/12/2017) dalam rangka doa bersama sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.

Kerumunan massa tersebut terdiri dari berbagai elemen dan organisasi kemasyarakatan (ormas) seperti GP Ansor, PMII, HMI, Pagar Nusa, KAHMI, Kokam, Banser, IPNU, IPPNU serta ormas - ormas lintas agama yang ada di Jombang.

Acara yang berlangsung sejak 06.00 dengan konsep doa bersama tersebut mengecam Donal Trump yang secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Ribuan warga tersebut meminta Pemerintah Kabupaten Jombang bersama para Kyai untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Kedubes Amerika Serikat.

"Hari ini kami berkumpul untuk melakukan doa bersama. Ini sekaligus bentuk dukungan untuk Palestina. Apa yang kami lakukan adalah bentuk reaksi pidato Donal Trump yang menyebutkan Yerusalem adalah ibukota Israel," ujar Ketua Cabang GP Ansor Kabupaten Jombang, Zulfikar Damam Ikhwanto, di sela acara, Minggu (17/12/2017).

Zulfikar menambahkan, selain doa bersama yang digalang puluhan ormas yang ada di Jawa Timur, juga dilakukan penandatanganan peryataan sikap dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Aliansi juga mendesak Presiden Donal Trump untuk mencabut pernyataan kotrofresialnya.

“Peryataan sikap ini kita kirimkan ke Konjen Amerika Serikat yang ada di Surabaya. Akan kita kawal penuh penyerahan peryataan sikap ini melalui Forkopimda Jombang," imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Jombang, AKBP agung Marlianto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda Jombang untuk menyampaikan amanah pernyataan sikap tersebut kepada Konjen AS di Surabaya.

Lintasjatim.com, Surabaya,- Serangkaian kegiatan bakti sosial di jajaran Kodam VBrawijayaterus digelar dalam memperingati HUT Kodam V/Brawijaya ke-69 tahun ini.

Setelah sebelumnya berlangsung kegiatan donor darah dan operasi katarak, saat ini, (17/12/2017), TNI-AD bekerjasama dengan salah satu pengurus Masjid di Surabaya, menggelar kegiatan khitanan massal yang diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu.

“Kebetulan, memasuki HUT ke-69 Kodam VBrawijaya tahun ini, kami bersama pengurus masjid Syuhada, beserta beberapa pihak terkait menggelar bakti sosial ini (khitanan massal, red). Kegiatan ini, diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang mampu saja,” jelas Kapten Caj Hendro, salah satu personel Pendam V/Brawijaya kepada lintasjatim.com (17/12/2017), pagi.

Tidak hanya sunat massal, Hendro menjelaskan, beberapa personel TNI-AD dan pihak pengurus masjid di Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya ini juga menggelar kegiatan bakti sosial lainnya seperti membagikan beberapa bingkisan kepada warga kurang mampu di wilayah tersebut.

“Kita melakukan kegiatan bakti sosial itu, secara bersama-sama,” ungkapnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan oleh Drs. Sumarno. Dirinya menuturkan, kegiatan bakti sosial yang berlangsung di sekitaran masjidnya hari inidinilai membawa suatu dampak positif tersendiri bagi warga, maupun masyarakat kurang mampu.

“Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan masyarakat sekitar juga bisa memahami fungsi masjid ini (Syuhada, red),” tutur pengurus masjid Syuhada yang berlokasi di Jalan Dacota 2A, Kota Surabaya tersebut.

Ditemui terpisah, Letkol Ckm Dr. Dini menambahkan,sebelum berlangsungnya khitanan massal tersebut, dirinya bersama personel TNI-AD lainnya telah berkoordinasi untuk menggelar kegiatan bakti sosial.

“Sebelumnya, kita semua sudah berkoordinasi. Kegiatan ini, memang sudah kita persiapakan untuk menyambut HUT Kodam V/Brawijaya ke-69 tahun ini,” jelas Denkesyah Surabaya.

Kata Dini, para peserta tak hanya dikhitan saja tetapi juga mendapat bingkisan

“Sudah, semuanya sudah kami persiapkan secara matang. Nantinya, para peserta juga akan kita berikan beberapa bingkisan peralatan sekolah.Pesertanya, bukan cuma dari dalam Surabaya saja, ada juga yang dari Kabupaten Nganjuk,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat yang kurang mampu dalam rangka mengikuti ajaran Islam.*

Lintasjatim.com, Belakangan konsep virtual office mulai banyak diminati oleh perusahaan, terutama bagi mereka perusahaan startup yang baru merintis bisnis. Virtual office sendiri merupakan ruang kerja yang berlokasi di dunia internet, di mana seorang individu dapat menyelesaikan tugas kantor serta melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki fisik di lokasi usaha.

Nah, Bagi Anda yang ingin menggunakan virtual office, berikut ini adalah tips memilih kantor virtual office dari portal properti global Lamudi :  

1. Lokasi Virtual Office

Hal utama yang harus Anda perhatikan adalah mencari lokasi virtual office, hal ini sangat penting karena akan meningkatkan kredibilitas perusahaan. Pilih lah virtual office yang berada di kawasan Central Business District (CBD). Jangan lupa juga untuk memilih alamat virtual office yang wujudnya gedugnya sudah tua dan tidak bersih, karena jika nanti klien kerja Anda datang akan membuat citra perusahaan Anda tidaj baik.  

2. Fasilitas     

Jangan lupa untuk meilihat fasilitas yang ditawarkan oleh penyedia jasa virtual office, pilihlah virtual office yang menyiapkan segala fasilitas yang lengkap seperti notifikasi pesan telepon, call center, akses internet, menerima surat dan memindai surat, hingga layanan resepsionis profesionak khusus untuk menjawab kpanggilan telepon dengan nama perusahaan Anda.

3. Syarat & Ketentuan Menyewa yang Jelas

Sebelum memutuskan untuk menyewa, sudah seharusnya Anda mempelajari dengan seksama perihal syarat dan ketentuan dari pihak penyedia virtual office. Contohnya seperti proses korespondensi antara penyedia jasa dengan konsumen, pelajari juga paketan yang ditawarkan karena jangan sampai nanti dikemudian hari Anda akan dikenakan biaya tambahan.

4. Harga    

Jangan lupa untuk membandingkan harga sewa yang ditawarkan oleh penyedia jasa virtual office. Saat ini, untuk harga pasar menyewa virtual office di Jakarta berkisar antara Rp.142.000 - Rp. 1.124.000 setiap bulan, tergantung dari fasilitas yang diinginkan dan kebutuhan Anda.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

4256695
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
2698
5727
47851
4081990
130204
4256695
Your IP: 54.82.29.141
2018-01-21 12:14