Redaksi

Redaksi

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Website URL: http://www.lintasjatim.com Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lintasjatim.com, Ponorogo - Kampanyekan Cagub dan Cawagub Jawa Timur Gus Ipul dan Puti Guntur, DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Ponorogo adakan Festival Senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur yang dilaksanakan di Atrium Ponorogo City Center (8/4/2018).

Kegiatan Festival Senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur diikuti oleh klub-klub senam yang ada di Ponorogo dan Perwakilan DPAC Perempuan Bangsa Se Ponorogo. Hadir dalam acara tersebut DPW Perempuan Bangsa Jawa Timur, Perwakilan Partai Pengusung Cagub dan Cawagub Jatim Gus Ipul dan Puti Guntur dari Partai PKB, PDI, Gerindra, dan PKS.

“Dengan melakukan senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur supaya jiwa dan raga para kader militan ibu-ibu tetap terjaga sehingga bisa memotivasi kader yang mampu mengawal pasangan Cagub dan Cawagub Gus Ipul dan Puti Guntur menjadikan Jawa Timur Kabeh Sedulur Kabeh Makmur." Ungkap Ketua DPC Perempuan Bangsa PKB Ponorogo, Hj. Yuseptawati Multazam.

Ia juga menambahkan, diharapkan Festival Senam tersebut dapat menambah solidaritas antar Tim Sukses Pengusung Gus Ipul dan Puti Guntur dengan warga masyarakat khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam klub-klub senam yang ada di Ponorogo.

Dalam Festival Senam ini yang mendapatkan Juara satu dari Klub Senam Kecamatan Kota, Juara Dua dari Klub Senam Kecamatan Siman, dan Juara tiga diraih oleh Klub Senam Kecamatan Bungkal. Para juara mendapatkan hadiah berupa Tropi DPC Perempuan Bangsa Ponorogo.*

Lintasjatim.com, Surabaya – Ketua Pengurus Cabang NU Surabaya H Muhibbin Zuhri turut hadir dalam acara pelatihan praktisi Ruqyah Aswaja NU Surabaya. Dalam sambutannya Muhibbin mengucapkan selamat datang di petilasan para auliya pendiri Nahdlatul Ulama.

“Di tempat yang kalian duduki hari ini, dulunya juga diduduki Kiai Hasyim Asyari, Kiai Wahab dan para ulama untuk bermusyawarah,” kata Muhibbin di Kantor PCNU Surabaya (4/4/2018).

Muhibbin mengatakan di sinilah kantor pertama NU dengan nama Hoofdbestuur Nahdatoel Oelama (HBNO) atau kantor pusat NU. Pada tahun 1956 kantor pusat NU pindah ke Jakarta.

“Pelatihan Praktisi Ruqyah Aswaja digelar di Kantor PCNU Surabaya ini sangat tepat, saya yakin arwah para kiai dan ulama turut menyaksikan dan mendoakan kita semua,” kata pria yang juga Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Menurut Muhibbin abad ini adalah abad spiritualitas. Banyak masyarakat perkotaan diberbagai profesi mulai dokter, ilmuwan hingga masyarakat modern sudah mentok. Mereka haus akan spiritualitas.

“Hal itu dibuktikan dengan banyaknya majelis dzikir di perkotaan seperti di Surabaya ini,” terang Muhibbin.

Ketika masyarakat semakin tinggi gaya hidupnya dan ketika masyarakat semakin maju sesungguhnya mereka mengalami masalah batin. Mereka haus akan spiritualitas.

“Dengan adanya Jamiyah Ruqyah Aswaja ini bisa menjadi solusi NU Urban,” harap Muhibbin.

Turut hadir dalam Pelatihan Praktisi Ruqyah Aswaja Surabaya ini adalah Ketua PC GP Ansor Surabaya H Farid Afif, Pendiri dan Pembina Ruqyah Aswaja Gus Allama A’lauddin Shiddiqy (Gus Amak), Ketua Jamaah Ruqyah Aswaja Mufrohul Walidein (Gus Ong). Pelatihan Praktisi Ruqyah Aswaja ini diikuti 130 peserta dari lembaga, banom NU dan masyarakat umum. (Rof Maulana)

Lintasjatim.com, Surabaya - Pelatihan Praktisi Ruqyah Aswaja digelar untuk yang ketiga kalinya berlangsung di Kantor PCNU Kota Surabaya (4/4). Menurut Ketua Jamiyah Ruqyah Aswaja (JRA) Surabaya Mufrohul Walidein, kegiatan ini di luar target JRA. Peserta begitu membludak sehingga Aula Kantor PCNU Surabaya penuh.

"Sebanyak 130 orang mereka berasal dari berbagai daerah tidak hanya di Surabaya saja, akan tetapi ada yang dari Situbondo, Sampang, Pamekasan, Gresik, dan Lumajang bertujuan untuk menciptakan para praktisi ruqyah di lingkungan Surabaya dan sekitarnya," ujar Mufrohul.

Kegiatan yang berlangsung dimulai pukul tujuh hingga tengah malam yaitu pukul 12 malam. Materi yang diberikan terbagi dua, ada teori dan praktek. Di antara materinya adalah sejarah dan hukum ruqyah, kaidah pengobatan dalam Islam, cara meruqyah penyakit medis dan non medis, tanda-tanda manusia diganggu bangsa jin serta tahapan berinteraksi dengan bangsa jin.

"Setelah mereka diberi pengetahuan dan teori peserta langsung mempraktekkan dengan ruqyah mandiri," lanjut Gus Ong panggilan akrabnya.

Pendiri dan Pembina Ruqyah Aswaja Gus Allama A'lauddin Shiddiqy atau yang akrab disapa Gus Amak sebagai fasilitator tunggal. Gus Amak sebelum memulai praktek ruqyah berpesan, Ruqyah ini harus diniatkan dakwah dengan Al-Quran, sebab Al Quran adalah obat yang pertama dan utama bagi semua makhluq.

"Makhluq ini masih umum, jadi Al Quran tidak hanya mengobati manusia saja, melainkan bisa mengobati bangsa jin, hewan dan semua makhluq ciptaan Allah SWT," kata Gus Amak.

Menurut Magister Pendidikan Islam berdakwah itu hukumnya wajib, dan saling tolong menolong antar sesama adalah sebuah keharusan sebagaimana yang kita yakini selama ini.

"Ketika ada orang sakit di sekitar kita, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk membantu, ketika dia sembuh maka kita dapat dua pahala, bahkan ketika dia mati kita juga dapat pahala, karena kita dalam ruqyah membaca ayat-ayat Al-Quran," lanjut Gus Amak. (Rof Maulana)

Lintasjatim.com, Ponorogo - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur nomor dua, Puti Guntur melakukan Senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur di Kantor DPC PKB Ponorogo Jl. Wonopringgo Kertosari Babadan Ponorogo (4/4/2018).

Di sela Kunjungan dalam rangka kampanye Cagub dan Cawagub No.2 Gus Ipul dan Puti menang di Ponorogo, Cawagub Puti Guntur melakukan Senam Kabeh Sedulur Kabeh Makmur bersama dengan ibu-ibu Perempuan Bangsa PKB Ponorogo. Ikut mendampingi kegiatan senam masal tersebut Ketua DPC Perempuan Bangsa Ponorogo Ibu Yuseptawati Multazam.

Menurut Puti, dengan melakukan senam supaya jiwa dan raga para kader militan ibu-ibu tetap terjaga sehingga bisa menjadikan kader yang mampu mengawal Jawa Timur Kabeh Sedulur Kabeh Makmur.

“Dengan senam maka menambah solidaritas antar kader akan terciptanya Jawa Timur yang sehat lahir dan batin”, pungkasnya.

Dikonfirmasi Ketua DPC Perempuan Bangsa PKB Ponorogo Ibu Yuseptawati Multazam, bahwa dengan melakukan senam masal ini dalam rangka menambah semangat para ibu-ibu Perempuan Bangsa untuk memenangkan Cagub dan Cawagub no. 2 Gus Ipul dan Puti menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa timur 2019-2024.

Lintasjatim.com, Surabaya - RCTI dengan bangga kembali menggelar acara Dahsyatnya Festival RCTI. Setelah sukses menggelar acara di Gresik, Jawa Timur, kini RCTI beralih ke Kota Surabaya untuk Dahsyatnya Festival RCTI.

Acara yang digelar di Lapangan Makodam Brawijaya Surabaya ini akan dimulai lewat keseruan program ‘Jogedin Ajah’. Kompetisi Joged ini akan diramaikan oleh Thomas Djorghi, Denny Cagur & Inul Daratista sebagai Juri, serta menghadirkan penampilan spesial dari Republik, 2 Racun Youbi Sister dan Cupi Cupita.

Pada Dahsyatnya Festival RCTI sebelumnya berhasil mengundang 100 masyarakat Gresik untuk berjoged bersama, untuk di Surabaya akankah kuota peserta melebihi di Gresik? Dan apakah goyangan warga Surabaya bisa menandingi kehebohan goyang warga Gresik? Nantikan di Jogedin Ajah.

Master Limbad juga akan memeriahkan Dahsyatnya Festival RCTI dalam program ‘Limbad In Action’.  Master Limbad akan dikubur dibalok es mulai pagi pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB. Akankah Limbad berhasil bertahan selama 15 Jam? Nantikan di “Limbad In Action” hanya di RCTI.

Kemeriahan Dahsyatnya Festival RCTI semakin lengkap dengan menghadirkan program Teng Tong, program ini akan digelar pada 19 Maret sampai 23 Maret 2018. Tim RCTI akan berkeliling kota Surabaya untuk mencari penonton setia yang layak untuk mendapatkan hadiah.

Dahsyatnya Festival RCTI akan ditutup lewat konser HUT Dahsyat 10th. Acara fenomenal yang dipandu oleh Raffi Ahmad, Denny Cagur, Ayu Dewi & Bastian Steel akan dimulai pada 24 Maret 2018 pukul 21.45 WIB.

Sederet nama bintang papan atas seperti Via Vallen, Fatin Shidqia, DJ Una, Cokelat, Dadali, Zivilia, Duo Anggrek, Cak Sodiq, Resa Lawangsewu dan 2 Racun Youbi Sister akan turut memeriahkan jalannya acara nanti. Konser HUT Dahsyat 10th juga akan digelar di Lapangan Makodam Brawijaya Surabaya.

Penasaran seperti apa serunya Dahsyatnya Festival RCTI? Nantikan keseruannya 24 Maret 2018 mulai pukul 07.30 WIB & 21.45 WIB disiarkan langsung dari Lapangan Makodam Brawijaya Surabaya.*

Lintasjatim.com, Jombang - Ketua LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng) Afif Abdul Rokhim mengatakan, jumlah uang yang ada di kotak amal Gus Dur jumlahnya bervariasi. Hal itu tergantung jumlah peziarah yang datang.

Namun jika dirata-rata, besaran infaq setiap bulan dari kotak amal tersebut mencapai Rp 150 juta. Nah, dana itulah yang selama ini dikelola LSPT. 

"Oleh Gus Sholah (KH Salahuddin Wahid, pengasuh Tebuireng), uang tersebut tidak boleh untuk pembangunan pesantren. Namun dikhusukan untuk kegiatan sosial. Semisal membantu fakir miskin dan anak yatim," kata Afif, Rabu (21/3/2018).

Afif menjelaskan secara detail, terdapat tiga kotak amal yang dikelola LSPT. Kotak tersebut berada di sekitar makam. Setiap seminggu sekali, petugas membuka kotak tersebut untuk disetor ke LSPT. Selanjutnya, oleh LSPT, dana tersebut diberikan kepada yang berhak.

Afif lantas menceritakan bahwa setiap bulan, yakni tanggal 10, pihaknya mengundang 270 lansia untuk diberi santunan. Acara diawali dengan salat duha berjamaah, istighatsah, serta pengajian. Bagi lansia yang tidak bisa hadir, maka santunan berupa uang itu dikirim ke rumah. "Santunan serupa juga kami berikan kepada anak yatim," ujarnya menambahkan.

Dana dari kotak amal Gus Dur juga mengalir ke sejumlah panti asuhan. Kemudian digunakan juga untuk pendidikan dan dakwah. Yakni untuk membangun masjid, musala, serta TPQ (Taman Pendidikan Alquran).

"Sedangkan kegiatan yang bersifat monumental, dana dari kotak amal juga kita sumbangkan ke korban bencana alam. Semisal ketika terjadi bencana tanah longsor di Kecamatan Bareng. Kemudian banjir di beberapa daerah akhir-akhir ini," urainya.

Source : beritajatim.com

Lintasjatim.com, Bojonegoro - Sebagaimana dilansir oleh beritajatim.com, Seorang pengayuh becak bernama Muh Sufyan (65), warga Dusun Kawis, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di atas kendaraan roda tiga miliknya itu, Selasa (20/3/2018), pukul 14.30 WIB.

Dia meninggal di atas becak saat berada di sekitar kompleks pemakam umum Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota. Warga tidak mengira jika Sufyan sudah meninggal. Warga sekitar yang lewat hanya mengira Sufyan tertidur akibat kecapekan.

"Saya kira si kakek tertidur, ternyata justru meninggal," kata saksi di lokasi kejadian, Wahyu (28).

Mengaetahui hal tersebut, warga langsung menginformasikan kepada masyarakat lainnya, agar segera mendapat pertolongan atau tindakan. "Ada tokoh masyarakat yang langsung menghubungi petugas kepolisian, selanjutnya dibawa ambulan," katanya.

Saksi lain, Yanto juga menyatakan hal sama. Kematian Sufyan tidak ada yang mengira. Sebab, diduga kakek yang sehari-harinya mengayuh becak itu sedang istirahat.

"Dikira istirahat, karena di atas becak. Jadi kita juga gak tahu kalau meninggal," tandasnya. Belum diketahui apa penyebab pasti Sufyan meninggal, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan.

Source : beritajatim.com

Lintasjatim.com, Seirampah - Siti Hajar (25) warga Desa Cempedak Lobang Kecamatan Seirampah Kabupaten Serdangbedagai kecewa berat atas tindakan oknum guru wanita berinisial RB yang menghukum anaknya M BP (9) menjilat WC di toilet sekolah.

Guru tersebut mengajar di SDN 104302 Desa Cempedak Lobang tempat anaknya bersekolah.

Siti mendapat kabar, anaknya dihukum menjilat WC di toilet sekolah lantaran tidak membawa tanah kompos yang disuruh guru tersebut.

"Perasaan saya sakit sekali dengar anak saya diberi hukuman seperti itu (jilat WC). Saya berpikir itu apa gak ada hukuman lain yang lebih pantas, kalau disuruh bersihkan WC atau dijemur gak masalah bagi saya. Kalau disuruh menjilat WC inikan gak pantas kali,"ujar Siti Hajar saat ditemui wartawan di rumahnya Rabu, (14/3/2018).

Ia menceritakan pasca kejadian itu anaknya sering diejek oleh teman-temannya. Disebut kalau ia dan suaminya, Edi tahu pertama kali kejadian itu dari istri teman suaminya. Ia tidak memungkiri kalau suaminya itu begitu geramnya dengan guru tersebut.

" Suamiku datang tempat kawannya, itulah istri kawannya itu bilang kalau anakku itu dihukum jilat WC. Kami pun tanyain sama dia (M.BP) dibilangnya iya. Disebut disuruh 12 kali dia jilat WC itu cuma pas yang ke empat kalinya muntah dia. Itulah suamiku langsung melabrak ke sekolah karena kami sebagai orangtua ya jelas tidak terima perlakuan seperti itu sama anak kami,"kata Siti.

Ia mengakui kalau sebenarnya pihak sekolah sudah datang meminta maaf kepada keluarganya. Saat itu permintaan maaf langsung disampaikan oleh kepala sekolah. Sampai saat ini, Siti belum bisa menerima sepenuhnya permintaan maaf dan permintaan damai pihak sekolah.

" Masih kelas IV SD anakku ini. Udah minta damai memang Kepala Sekolahnya. Kemarin kebetulan ada acara di rumah jadi sibuk dan masih repot. Yang jelas hati kami sebagai orang tua ini sakit kalilah. Mana ada yang rela anaknya digituin,"katanya.(*)

Source : Tribunnews.com

Lintasjatim.com, Surabaya - Namanya Surabaya Black Hat (SBH), kelompok peretas sistem komputer yang mayoritas anggotanya merupakan mahasiswa IT dengan usia sekitar 21 tahun.

Tak menggunakan ilmunya secara positif, kelompok ini justru telah meretas sekitar 3000 sistem komputer di 40 negara termasuk Amerika Serikat.

"Yang terdata dan cukup mengagetkan adalah kelompok ini meretas sistem situs dandatabase milik pemerintah Los Angeles," ujar Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu saat dihubungi, Rabu (14/3/2018).

Roberto mengatakan, kelompok ini juga telah meretas sistem situs empat perusahaan nasional di Jakarta. Tak hanya itu, Kanit IV Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, peretasan terhadap situs instansi di Jawa Timur dilakukan oleh salah satu pelaku berinisal KPS.

Terdapat sedikitnya empat situs instansi di Jawa Timur yang berhasil diretas. Keempat situs tersebut antara lain gresikkab.go.idmalangkab.go.idjatimprov.go.id, dan pa-kotamadiun.go.id.

Pada situs yang telah diretas, pelaku menuliskan keprihatinannya terhadap moral bangsa yang dinilai semakin terpuruk.
INDONESIA DARURAT MORAL. KRISIS MORAL YANG TERJADI SAAT INI AKAN SEMAKIN BERAT JIKA TIDAK MENDAPATKAN PERHATIAN SERIUS DARI SEMUA UNSUR BANGSA," tulis hacker dalam situs tersebut.

Dalam sekali meretas kelompok ini meminta tebusan sekitar Rp 15 juta hingga Rp 25 juta yang dibayarkan melalui PayPal atau Bitcoin. Dalam setahun setiap anggota SBH dapat mengantongi uang Rp 200 juta. Berdasarkan keterangan para pelaku, aksi peretasan yang mereka lakukan biasanya dipesan terlebih dahulu.

"Hacking yang mereka lakukan motifnya uang, asalkan ada yang bayar," sebut Fian.

FBI di balik terungkapnya SBH

Sejauh ini polisi telah menangkap tiga anggota SBH dari total 6 orang pelaku yang diincar. Penangkapan tiga pelaku peretasan kelompok "Surabaya Black Hat" berinisial NA, ATP dan KPS bermula dari informasi Internet Crime Complaint Center (IC3).

IC3 merupakan badan investigasi utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat (DOJ), Federal Bureau of Investigation (FBI).

"Jadi begini, itu ada lembaga namanya IC3, seluruh data kejahatan dunia terkumpul di mereka. Nah, dari mereka itulah ditemukan lebih dari 3000 korban yang diretas. Informasi itu dari FBI karena kerja samanya, kan, police per police," kata Roberto, Rabu lalu.

Pihaknya menerima informasi tersebut dari FBI pada Januari 2018.

"Kemudian kami analisa lebih kurang dua bulan kami temukan lokasi kelompok itu di Surabaya dan para tersangka utamanya ada 6 orang," tuturnya.

Kepada polisi, KPS mengaku sebagai pendiri "Surabaya Black Hat" yang telah meretas lebih kurang 600 situs di dalam dan luar Indonesia.

Hingga saat ini polisi masih mengejar 3 penjahatcyberkelompok SBH lainnya.

Source : Kompas.com

Lintasjatim.com, SUrabaya - Pernahkah kamu melihat garis berwarna kuning di persimpangan jalan raya? Jika dirunut, garis tersebut ternyata membentuk sebuah kotak. Lantas, apa maksud dan tujuannya?

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Dinas Perhubungan, dalam akun instagramnya, @dishubsurabaya, kotak itu disebut sebagai Yellow Box Junction (YBJ). Disebut demikian karena marka jalan ini berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang berwarna kuning.

YBJ berfungsi sebagai kawasan kosong tanpa kendaraan atau benda penghalang lainnya. Marka ini bertujuan untuk mencegah kemacetan di salah satu jalur. Selain itu, juga mencegah terhambatnya arus jalur lain.

Kemudian, bagaimana aturan main marka jalan ini? Ketika masih ada pengguna jalan dalam kotak tersebut, pengendara lain tidak boleh melaju. Mereka baru boleh berjalan ketika area YBJ telah kosong.

Adanya marka tersebut diharap mampu mengurai kemacetan karena persimpangan yang terkunci. Yellow Box Junction akan berfungsi dengan efektif jika ada kesadaran dari pengguna jalan.

Source : otosia.com

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4780917
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
4583
7838
36119
4604225
164391
4780917
Your IP: 54.224.99.70
2018-04-26 17:06