Redaksi

Redaksi

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Website URL: http://www.lintasjatim.com Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Lintasjatim.com, Surabaya - Bom Kembali meledak di Sidoarjo, ledakan ini merupakan ledakan keempat setelah peristiwa di 3 ledakan di gereja Surabaya pagi tadi, Minggu (13/5) pukul 07.15 WIB. Malam ini, bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasi ledakan berjarak beberapa kilometer dari lokasi ledakan di Surabaya, Jawa Timur.
 
Bom meledak diduga bersumber dari bom rakitan di lantai 5 Rusunawa, Minggu (13/5) sekitar pukul 20.30 WIB.
Saksi mata Muhajir (33), seorang pedagang kopi menyampaikan, dia berada di lantai dasar saat ledakan terjadi dan tengah melayani pelanggan.
 
"Nyari ledakan terus ada pecahan kaca, dilihat ada benda seperti rakitan bom. Kemudian saya lapor polisi," jelas Muhajir.
 
Muhajir bersama beberapa warga yang lain bergerak ke lantai 5 dan melihat lokasi ledakan. Tapi di lokasi dia mengaku kaget saat melihat ada bom. Muhajir menyampaikan, kemudian warga bergerak ke luar dari Rusunawa.
 
Informasi yang diperoleh, pelaku tinggal dengan keluarganya di Rusun itu. Saat polisi memeriksa setelah mendapatkan laporan, ada tas ransel yang belum meledak.

Lintasjatim.com, Surabaya - Pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya diduga satu keluarga. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, berdasarkan hasil investigasi polri, Minggu (13/5/2018).

"Pelaku diduga satu keluarga," ungkap Kapolri saat konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) petang.

Sebagaimana diketahui bom pertama meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya. Selang sekitar lima menit kemudian bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno dan tidak lama kemudian bom meledak di gereja GKI di jalan Diponegoro.

Menurut Kapolri, pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah bapaknya, bernama Dita. Dita melakuakn serangan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta. "Diduga keras Dita," tegas Kapolri.

Namun sebelum melakukan aksinya, Dita terlebih dahulu mengantar isteri dan dua anak perempuannya di Gereja GKI Jalan Diponegoro. "Isterinya yang diduga meninggal bernama Puji Kuswati. Kemudian anaknya yang perempuan berumur 12 tahun dan Pamela Rizkita (9 tahun)," ujar kapolri.

Di lokasi ledakan ketiga di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, kata Kapolri, pelakuanya adalah dua laki-laki yang juga merupakan putera dari Dita. "Putera dari pak Dita, yang satu namanya Yusuf Fadil, usianya 18 tahun. Dan Firman, usianya 16 tahun," jelas Kapolri.

Kapolri tegaskan semua serangan di tiga Gereja adalah serangan bom bunuh diri. Sejak pagi hingga sore ini, total ada 13 korban tewas dan korban luka jumlahnya masih sama 41 orang.

Didatangi Tamu Misterius

Polri sudah langsung mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri di tiga gereja Kota Surabaya. Otak bom bunuh diri diketahui bernama Dita Supriyanto, warga Rungkut, Surabaya. Warga sekitar perumahan tempat tinggal Dita mengaku tak cukup mengenal keluarga tersebut.

Pasalnya, keluarga pelaku dikenal tertutup meski sesekali masih menyapa. Seorang tetangga pelaku, Tanjung (50), mengungkapkan pelaku telah tinggal sejak 2010-2011 lalu. Keluarga pelaku juga diketahui berasal dari Banyuwangi. "Setengah tertutup, kalau ketemu ya nyapa," kata Tanjung pada TribunJatim.com, Minggu (13/5/2018).

"Sebelum ada insiden, sekitar jam 13.00 WIB, ada beberapa orang datang. Busananya sama, tertutup gitu," ujarnya.

Ia menyebutkan mengetahui keseharian keluarga pelaku sebagai penjual obat herbal. "Pekerjaan (mereka) saya nggak tahu pasti, yang saya tahu sering jual herbal gitu," papar Tanjung.

Anaknya pun terlihat sering bermain di depan rumahnya. "Anaknya juga sering sepedaan di depan rumah," ujarnya.

Anggota JAD

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada media menyampakan bahwa pelaku adalah anggota jemaah JAD. Kelompok ini tidak lain adalah sel jaringan ISIS. "Dita adalah Ketua JAD (jaringan Ansarut Daulah) Surabaya."

"Jaringan ini kaitannya dengan JAT (Jaringan Ansarut Tauhid). Keduanya terkait dengan ISIS," kata Tito.

Pimpinan mereka adalah Aman Abdurahman yang yang saat ini ditahan di Mako Brimob. Jaringan mereka terkait dengan jaringan teroris ISIS. JAD di Surabaya adalah bagian sel jaringan ISIS. Kapolri mencatat baik anggota JAD maupun JAT saat ini telah berangkat ke Siria. Namun ada yang sudah kembali ke Indonesia.

Tito mencatat anggota ISIS di Indonesia yang berangkat sebanyak 1.100. Sebanyak 500 ada di Syiria sekarang. Sebanyak 103 telah meninggalkan Syiria dan 500 di deportase.

Temuan 4 Bom Aktif

Polisi menemukan 4 benda diduga bom di rumah pelaku bom bunuh diri di Jalan Rungkut Asri, Surabaya. Penelusuran SURYA pada Minggu (13/5/2018) malam, polisi menemukan benda itu di sebuah kamar bagian depan pelaku. "4 benda (diduga bom, red) itu kini sudah diamankan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan pada SURYA.co.id, Minggu malam.

Polisi, lanjut Rudi Setiawan kini masih menelusuri dan memeriksa rumah tersebut. Selain polisi, pengamatan SURYA di lokasi terlihat juga ada Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Informasi terakhir yang SURYA.co.id himpun 4 benda yang diduga bom itu akan diledakkan petugas.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-fakta Baru Pelaku Bom Gereja Surabaya, Satu Keluarga hingga Tamu Misterius Sehari Sebelum Aksi, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/05/13/fakta-fakta-baru-pelaku-bom-gereja-surabaya-satu-keluarga-hingga-tamu-misterius-sehari-sebelum-aksi?

Pagi ini, ledakan bom bunuh terjadi di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur. Tragedi itu terjadi Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegeoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno. 
 
Hingga pukul 11.15 WIB, korban tewas akibat insiden itu menjadi 9 orang, sementara 40 orang luka-luka. Sejumlah Tim Gegana Polda Jatim masih menyisir lokasi kejadian, untuk menghindari adanya bom susulan.
 
Berikut, kronologi tragedi ledakan bom di tiga lokasi terebut di Surabaya, Minggu (13/5).
 
07.30 WIB
Bom meledak di Gereja Santa Maria, Ngagel, Surabaya. Satu orang menjadi korban.
 
08.30 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung mengkonfirmasi, bom meledak di tiga gereja, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno.
 
Ledakan pertama, pukul 07.30 terjadi di Gereja Santa Maria, Ngagel. Disusul kemudian ledakan di GKI Diponegoro dan GPPS.
 
08.54 WIB
Suasana di sekitar lokasi pascaledakan, terlihat ada sebuah motor di tengah jalan. Ada beberapa korban terluka. Masyarakat kemudian datang menghampiri lokasi.
 
09.03 WIB
Pelaku diduga sengaja menyasar ketika jemaat keluar dari gereja. Dari beberapa foto yang beredar, tampak ada anak-anak yang mengalami luka di kepala dan badannya.
 
09.25
3 Orang dikonfirmasi tewas akibat ledakan yang terjadi di 3 gereja tersebut. Frans Barung juga menyebut, ada dua polisi yang menjadi korban luka di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Kedua korban polisi itu kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
 
09.28 WIB
Polisi mengkonfirmasi, ada beberapa lokasi yang pelaku gagal melakukan penyerangan. Bahkan pelaku berhasil ditangkap petugas kepolisian dan kini ditahan.
 
09.32 WIB
Akibat ledakan di tiga gereja itu, polisi langsung bergerak melakukan serangkaian antisipasi setelah ledakan bom ini. Polisi juga meminta semua gereja ditutup untuk sementara.
 
10.06 WIB
Jumlah korban tewas rangkaian ledakan bom di gereja di Surabaya bertambah menjadi 4 orang. Sementara korban luka berjumlah 33 orang.
Para korban luka dibawa ke sejumlah rumah sakit di Surabaya di RSUD dr Sutomo.
 
10.13 WIB
Korban meninggal bertambah menjadi 6 orang. Sementara korban luka bertambah menjadi 35 orang. Dari 6 korban meninggal dunia, 3 orang meninggal di ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela. 2 orang meninggal dunia di GPPS Sawahan, Arjuno dan satu orang meninggal di GKI Diponegoro.
 
10.29 WIB
Pada pukul 10.23 WIB, Frans memperbarui informasi bahwa korban meninggal dunia dari peristiwa ledakan bom di Surabaya ini telah mencapai 8 orang. Sementara korban luka telah mencapai 38 orang.
 
10.32 WIB
Wakapolrestabes Surabaya AKBP Benny Pramono mengkonfirmasi, pelaku bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegeroro membawa 2 balita. Seorang ibu bercadar itu menggandeng dua orang balita dan memaksa masuk ke dalam gereja pada pukul 07.45 WIB.
 
11.00 WIB
Tim Gegana Polda Jatim masih terus menyisir lokasi kejadian, untuk mengantisipasi adanya bom aktif yang berada di lokasi. Polisi juga meminta warga dan wartawan menjauh dari lokasi.
 
11.15 WIB
Hingga saat ini, total korban tewas telah mencapai 9 orang, sementara korban luka sebanyak 40 orang.
 
Source : kumparan.com

Lintasjatim.com, Surabaya - Politeknik Pelayaran Surabaya mewisuda 271 perwira transportasi laut dari program diploma III, DP III pembentukan, dan program DP IV pembentukan. Dari 271 wisudawan tersebut terdiri dari 212 orang dari program diploma III perwira transportasi laut yang berasal dari 102 orang jurusan nautika dan 110 orang jurusan teknika. Kemudian, 23 orang dari program DP III perwira transportasi laut berasal dari 7 orang jurusan nautika dan 16 orang jurusan teknika, serta 36 orang dari DP IV perwira transportasi laut berasal dari 18 orang jurusan nautika dan 18 orang jurusan teknika yang dilantik pada hari Sabtu (12/05/2018).

Prosesi wisuda yang diadakan di halaman politeknik pelayaran surabaya tersebut mengukuhkan wisudawan dan wisudawati terbaik dari program diploma III. Yaitu, Daris zumroda amalia dari jurusan nautika dengan IPK 3,45 dan Rasta wahyudiyana dari jurusan teknika dengan Ipk 3,56.

“Saya gak tau mau ngomong apa, itu (mendapatkan gelar wisudawati terbaik, red) berkat dari orang tua” kata zumroda. Zumroda menambahkan sejak mengikuti test pertama sampai test terakhir, dia selalu di temani oleh papanya.

Ir. Umiyatun hayati selaku inspektur upacara pada acara pelantikan perwira transportasi politeknik pelayaran Surabaya tersebut menyampaikan selamat dan berharap hendaknya para wisudawan dapat menjunjung tinggi almamater poltekpel Surabaya serta dapat melahirkan lulusan yang profesional, tanggung jawab dan memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi dunia maritim yang sesungguhnya.

Beliau juga menambahkan, acara pelantikan yang mengangkat sebuah tema tentang “percikan sapta samudra” menjadi sebuah arti bahwa para wisudawan adalah sebagai simbol dan doa agar para perwira transportasi laut tidak takut dan tidak gentar dalam mengarungi tujuh samudra. [fr]

Lintasjatim.com, Surabaya – Universitas Surabaya (Ubaya) menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang berhasil meraih medali dan penghargaan pada Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) 2018. 

Pelombaan ini diadakan pada 4-7 Mei 2018 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sebelumnya, ada 19 mahasiswa yang dikirim untuk seleksi tingkat kopertis atau tingkat regional, tetapi yang mampu bertahan dan lanjut tingkat nasional ada 7 mahasiswa. 
Tujuh mahasiswa tersebut dalam seleksi tingkat nasional mendapat hasil yang membanggakan.

Tujuh mahasiswa tersebut menyabet 7 kemenangan untuk Ubaya. Dalam bidang kimia Ubaya mendapatkan 1 medali emas, 2 medali perunggu. Dalam bidang biologi, 1 medali perak, 1 medali perunggu, dan 2 penghargaan honorable mention atau juara harapan.

Peraih penghargaan bidang kimia adalah mahasiswa dari Fakultas Teknik, jurusan Teknik Kimia adalah Alan Darmasaputra Tanuwijaya (2015) , medali perunggu oleh Kevin Jayaatmaja (2016) dan Andika Prasetyo Santoso (2017). 

Sedangkan mahasiswa Fakultas Teknobiologi yang berhasil meraih kemenangan dalam bidang Biologi adalah medali perak oleh Natasha Amanda (2014), medali perunggu oleh Calvin Wijaya Johan (2014), honorable mention oleh Clairine Nathania (2016) dan Velika (2015).

Ubaya berhasil meraih kemenangan di antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan sebagainya. 

“Kemenangan ini benar-benar membanggakan. Bahkan untuk Perguruan Tinggi (PT) yang berasal dari Jawa Timur, perolehan kemenangan total Ubaya paling unggul yaitu 1 emas, 1 perak, 3 perunggu, dan 2 honorable mention,” ujar Dr Hazrul Iswadi selaku dosen pembimbing bidang Matematika sekaligus Koordinator Penalaran dan Beasiswa Dikti DPK Ubaya.

“Persiapan kami kurang lebih dimulai sejak awal bulan Februari 2018, dari pihak universitas sendiri mengakomodasikan pelatihan dengan tutor-tutor yang berkompeten,” ungkap Kevin Jayaatmaja peraih medali perunggu dalam bidang Kimia.

Terkait kendala yang dirasakan, mereka mengaku jika soal-soal yang diberikan terbilang tidak mudah. “Pertanyaan yang diberikan tidak bisa diprediksi. Tingkat kesulitannya juga tinggi karena perlombaan tingkat Nasional,” ujar Velika, salah satu peraih penghargaan honorable mention dalan bidang Biologi.

Selain membanggakan, pretasi mahasiswa Ubaya kali ini juga memberikan rasa optimis bagi Universitas. 

Hal ini disampaikan pula oleh Hazrul. “Kedepannya target kami dapat meraih medali dan penghargaan tidak hanya dari bidang biologi dan kimia, tetapi juga di bidang matematika. Perolehan tahun ini sangat menginspirasi kami, bahwa terbukti mahasiswa Ubaya mampu bersaing dengan mahasiswa PT lain di lomba ON-MIPA PT, walaupun Ubaya tidak memiliki fakultas MIPA,”tuturnya.

Source : beritajatim.com

Lintasjatim.com, Surabaya - Mahasiswa STIE Perbanas menampilkan pagelaran Tari meski berada di lingkungan kampus Ekonomi, nyatanya tak menyurutkan semangat mahasiswa STIE Perbanas Surabaya untuk melestarikan budaya Indonesia. Semangat itu pun terlihat ketika puluhan mahasiswa terlibat dalam Pagelaran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari pada Kamis Malam, 10 Mei 2018.

Sebagaimana dikutip dari beritajatim.com, di Panggung Auditorium Kampus 1 Jalan Nginden Semolo 34-36 Surabaya, sebanyak 26 penari turut memeriahkan pementasan yang memasuki tahun kedua ini. Selama 40 menit berlangsung, keseruan pun semakin lengkap ketika cerita yang dihadirkan mengusung budaya daerah dengan cerita berjudul Calon Arang.

Manajer UKM Tari, Ranny Wahyuni Putri mengatakan pagelaran ini merupakan kegiatan untuk memeringati Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April. Konsep tahun ini lebih mengarah ke budaya Bali, walapun Calon Arang aslinya dari Kediri, namun lebih terkenal di daerah Bali. “Setiap tahun UKM Tari menampilkan budaya daerah yang berbeda-beda karena kami ingin mengenalkan tradisi di tiap-tiap daerah yang memiliki ciri khas tarian yang berbeda pula,” jelas Ranny di sela acara pagelaran.

Lebih lanjut Ranny bercerita, nuansa pagelaran yang ditampilkan mengandung unsur magic yang cukup kuat. Para penari pun membawakan tariannya cukup khidmat sehingga mampu menghipnotis setiap pengunjung yang menyaksikannya. ”Dilihat dari ceritanya, tahun ini kita lebih ke magic dan agak lebih sacral sehingga berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih ke asmara,” ceritanya.

Pihaknya pun berharap, UKM Tari STIE Perbanas Surabaya semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, mahasiswa STIE Perbanas Surabaya, khususnya yang menggeluti dunia tari ini mampu melestarikan budaya tari di Indonesia. ”Harapannya UKM Tari STIE Perbanas semakin eksis di kalangan masyarakat internal maupun eksternal dan bisa melestarikan budaya tari agar tidak punah,” harap Ranny yang juga pemeran Calon Arang ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sasongko Budisusetyo, M.Si., sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh segenap tim UKM Tari STIE Perbanas Surabaya karena telah berhasil menyuguhkan pertunjukan budaya tari yang  luar biasa. Beliau menegaskan, di STIE Perbanas Surabaya memang tidak ada kurikulum tentang pembelajaran tari, namun karya-karya mahasiswa dari UKM Tari sangat membanggakan kampus Ekonomi ini. ”Kami sangat mengapresiasi kinerja UKM Tari yang sangat luar biasa menyuguhkan penampilan ini. Meski tidak ada kurikulum tentang tari, tetapi kerja keras kalian (UKM Tari) sangat membanggakan kampus STIE Perbanas Surabaya,” kesannya saat membuka pagelaran semalam.

Diketahui, cerita tentang Calon Arang sangat terkenal di Jawa dan Bali. Calon Arang merupakan seorang janda sakti di masa Raja Airlangga dari Kediri. Ia memiliki gadis cantik jelita, namun tidak ada satu pun pemuda yang berani menikahinya karena ibunya seorang penyihir sakti mandraguna.

Calon Arang pun melakukan perbuatan sangat jahat dengan menyebarkan wabah penyakit di tengah masyarakat. Lantas, Raja Airlangga menugaskan Empu Baradah yang cerdik untuk mengalahkan Calon Arang dengan cara mengutus muridnya merebut buku mantra dimiliki oleh Calon Arang. Akhirnya, buku mantra berhasil direbut dan Calon Arang berhasil dibinasakan.

Lintasjatim.com, Magelang - Gunung Merapi yang  terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 07.32 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

"Letusan berlangsung tiba-tiba. Jenis letusan adalah letusan freatik yang terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang terjadi akibat kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya, jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunungapi aktif. Biasanya letusan hanya berlangsung sesaat. Gunung Merapi sebelumnya pernah terjadi letusan freatik.

Sutopo menambahkan, Status Gunung Merapi hingga saat ini masih tetap normal (Level I) dengan radius berbahaya adalah 3 kilometer dari puncak kawah. 

PVMBG tidak menaikkan status Gunung Merapi dan masih terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik. "Masyarakat dihimbau tetap tenang. Belum ada laporan korban jiwa," katanya.

Sutopo juga mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat masih melakukan pemantauan. BPBD Sleman telah menginstruksikan masyarakat yang tinggal dalam radius 5 km seperti daerah Kinahrejo sudah diinstruksikan untuk evakuasi ke bawah di barak pengungsi. Masyarakat merespon dengan evakuasi mandiri ke tempat yang aman. 

Para pendaki gunung Merapi juga dihimbau mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri mendekati puncak kawah. "Berdasarkan laporan sementara terdapat sekitar 120 orang yang mendaki dan mendekati Pasar Bubrah. Kondisinya semua selamat," kata Sutopo.

BPBD telah mendistribusikan masker. Hujan abu diperkirakan turun di sekitar Gunung Merapi khususnya di bagian selatan dan tergantung dari arah angin. Dilaporkan hujan abu vulkanik terjafi di Tugu Kaliurang Sleman Yogyakarta. Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPPTKG PVMBG dan BPBD.

Lintasjatim.com,Kediri - Sejumlah barang bukti yang didapat dari pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2018 di wilayah hukum Polres Kediri dimusnahkan, Jum'at (11/5/2018).

Pemusnahan barang bukti dipimpin langsung Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan. Hadir pula dalam kesempatan itu Forkopimda, Tokoh Agama dan Masyarakat.

Kapolres Kediri Erick Hermawan saat dikonfirmasi mengatakan, pemusnahan barang bukti miras dan narkoba, hari ini hasil dari Operai Tumpas Semeru 2018.
"Sekaligus, dalam rangka menyambut Puasa Ramadhan 2018, kita musnahkan ribuan barang bukti miras dan narkoba,"urainya.

Erick berkomitmen akan terus memerangi miras dan narkoba. "Hasil total 2.500 botol miras, 11 jiregen isi 30 liter arak jowo dan Pil Koplo 216.000 butir enis dobel L. Kami berhasil mengamankan 72 orang tersangka. Kami sudah berkordinasi dengan Kejaksaan, akan diproses selanjutnya pelimpahan tahap kedua," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pada awal Operasi Tumpas Mandiri Semeru 2018 sudah berakhir, mengingat kasus kejahatan semakin meningkat.  "Sehingga, Intruksi dari Kapolda Jawa Timur, Operasi diperpanjang selama 10 hari, berakhir Tanggal 6 Mei 2018" tandasnya.

Yang mengejutkan, dari hasil tangkapan tersebut ditemukan Narkoba jenis Pil baru yaitu Pil koplo merek Erafa dan Pil merek Y. Pihak kepolisian mengatakan pil ini sudah beredar di Kabupaten Kediri.

"Hasil temuan satu bulan yang lalu, ada 7 orang tersangka yang diamankan. Tidak dimusnahkan, dikarenakan untuk barang bukti baru. Pil ini sangat mahal dan efeknya lebih keras dari Dobel L," jlentreh Erick.

Para penjual dan pembuat miras bakal dijerat dengan UU tentang Pangan karena tanpa izin telah mengoplos tidak sesuai ketentuan. [prijo]

Lintasjatim.com, Serba-Serbi - Hotel di Badung dan sekitar menjadi incaran wisatawan, mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara. Salah satu alasannya karena banyak obyek wisata di sekitar Badung. Dengan pemilihan hotel murah di Badung diharapkan bisa menghemat waktu perjalanan, sehingga Anda bisa mengoptimalkan kesenangan selama liburan. Mau tahu mana saja hotel yang bisa dipilih, berikut diantaranya:

1. Ulu Bali Bed n Breakfast

Hotel Ulu Bali Bed n Breakfast berada di lokasi strategis. Alamatnya di Jalan Puri Bendesa I Nomor 3, Jimbaran, Badung, Bali. Dari hotel hanya membutuhkan 6 menit perjalanan menuju GWK atau 15 menit perjalanan ke Pandawa Beach, Jimbaran Beach, dan Dreamland. Di sekitar hotel juga dekat dengan tempat-tempat crucial. Seperti pasar tradisional, supermarket, restoran, dan money charger.

Setiap pengunjung akan mendapat pelayanan dan fasilitas ciamik. Mulai dari wifi gratis yang bisa diakses di setiap sudut hotel. Termasuk internet di kamar yang akan memanjakan waktu berselancar Anda di dunia maya. Pengunjung juga berkesempatan mendapat layanan kamar dan cleaning service.

Adapun untuk jenis kamar ada beberapa tipe yang bisa dipilih. Seperti kamar berstandar yang bisa dihuni 2 orang. Di dalam kamar tersedia fasilitas AC, TV, kamar mandi dengan shower, handuk, sabun, dan lainnya. Sementara untuk layanan hotel ada coffe shop dan rental cycle bagi Anda yang ingin menyewa sepeda untuk berkeliling.

2. Bagus Argo Pelaga

Hotel di Badung yang recommended lainnya ada Bagus Argo Pelaga. Hotel ini memiliki beberapa jenis kamar yang bisa disewa sesuai kebutuhan. Sebuah hotel yang berada di alam yang masih terjaga asri. Hotel ini beralamat di Jalan Raya Puncak Mangu, Pelaga, Petang, Badung, Bali. Lokasi hotel dekat dengan obyek wisata Ulun Danu Bratan Temple dan juga Mentari Restaurant Bedugul.

Hotel ini pilihan terbaik bagi Anda yang mendambakan pengalaman menginap menyenangkan. Menginap dengan gaya pedesaan. Meski demikian, tetap terasa sentuhan modern di dalam hotel. Dimana untuk fasilitas disediakan kolam renang yang berlatarkan pemandangan hijau yang akan membuat Anda lebih dekat dengan alam. Ada juga kolam renang pribadi bila Anda menginginkan privasi lebih.

Selain kolam renang, masih banyak fasilitas layanan menarik lain yang diberikan. Seperti restaurant, coffe shop, bar, non smoking rooms, rental cycle, area parkir luas, conference room, convenience store, dan business center. Adapun fasilitas mumpuni juga bisa dinikmati di dalam kamar. Dimana Anda bisa mendapatkan fasilitas standar dan fasilitas penunjang yang memanjakan.

3. Kuta Kubu Anyar 27 Bali

Rekomendasi selanjutnya yaitu Kuta Kubu Anyar 27 Bali. Hotel berkualitas pelayanan bagus ini berlokasi di Jalan Kubu Anyar Nomor 27, Kuta, Badung, Bali. Ada banyak fasilitas yang disediakan untuk pengunjung. Sebut saja seperti wifi gratis, TV, AC, air hangat, perlengkapan mandi, air minum gratis, dan pastinya tempat tidur yang bersih.

Seperti halnya peraturan di hotel berkelas lain, untuk melakukan check in Anda diharuskan menunjukkan kartu identitas. Baik KTP, SIM, ataupun passport. Sebaiknya check in hotel juga dilakukan di jam operasional.

4. Legian Double Six Arjuna 75A Kuta Bali

Hotel bertarif murah ini memiliki pemandangan yang eye catching. Kebersihan setiap ruang kamar pun terjaga. Dimana pelayanan staff hotel yang ramah akan menambah rasa betah dan kenyamanan selama tinggal di hotel di Badung.

Adapun Legian Double Six Arjuna 75A beralamat di Jalan Arjuna, Legian, Kuta, Badung. Bali. Lokasi yang sangat strategis dekat dengan tempat-tempat menarik di Badung. Hotel dekat dengan pantai Double Six yang bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki sekitar 100 m.

Hotel ini menawarkan banyak jenis kamar dengan fasilitas memanjakan. Di setiap kamar disediakan fasilitas yang menambah kenyamanan. Seperti TV, AC, wifi gratis, air minum gratis, perlengkapan mandi, dan air hangat.

Bagaimana, jadi sudah tidak sabar ingin segera liburan ke Bali bukan? Beberapa hotel recommended di atas bisa disewa dengan tarif sangat terjangkau. Mengenai info lebih lanjut seperti harga hotel di Badung bisa langsung dicek di web online travel seperti di Traveloka.

Lintasjatim.com, Kediri - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri melakukan uji beban jembatan dengan menggandeng Universitas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Sukolilo, Surabaya, pukul 09.00 WIB, Kamis (10/5/2018).

Saat dikonfirmasi, Ir. Mudji Irmawan dari ITS Surabaya selaku Ketua Tim Penguji Beban Jembatan menjelaskan, pengujian jembatan dengan melibatkan truck bermuatan total 444 ton, dari 16 truck, masing-masing beban truck berisi matrial seberat 25 ton hingga 26 ton.

Model uji coba pertama, posisi truck berjajar awal 4 truck disusul 16 truck disisi Barat Sungai. Kemudian, dilanjutkan sisi Timur Sungai 16 truck.

"Uji beban tersebut dilakukan dengan memasang berbagai peralatan untuk mengukur getaran jembatan. Kendaraan berat berbagai ukuran juga rencananya akan digunakan dalam uji coba tersebut," terang Mudji.

Ia menambahkan, pertama defleksi berupa pengukuran penurunan jembatan saat dilalui beban kendaraan.

"Posisinya untuk mengetahui guncangan kendaraan, bisa dirasakan seperti orang dugem," beber Mudji yang juga Dosen Teknik Sipil ITS.

Dia memperkirakan hasil laporan uji beban Jembatan Brawijaya bisa diberikan ke Dinas PUPR paling lama satu bulan ke depan, dan paling cepat satu minggu.

"Hasil laporan uji beban sebagai rekomendasi untuk melanjutkan pembangunan layak tidaknya bangunan Jembatan Brawijaya ini untuk diteruskan," urainya.

Disinggung standart lamanya jembatan untuk bisa beroperasi, menurut Mudji bahwa jembatan secara ekonomi bisa digunakan selama 50 tahun, namun untuk standartnya jembatan bisa beroperasi selama 25 tahun.

"Hasil perhitungan tersebut nantinya dapat ditentukan batas beban jembatan dan perhitungan usia jembatan. Sekaligus sebagai rekom untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Brawijaya sepanjang 177 meter," ungkapnya.

Untuk diketahui, Jembatan Brawijaya ini sudah lama mangkrak kurang lebih 4 tahun. Hari ini, upaya Pemkot Kediri melakukan uji beban Jembatan Brawijaya, melalui Dinas PUPR merupakan langkah awal untuk bisa melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.

Tahun ini, masyarakat Kota Kediri berharap Pembangunan Jembatan Brawijaya bisa dilanjutkan, sehingga masyarakat Kediri dan sekitarnya bisa menikmati dan juga bisa mengurai kemacetan.

Jembatan Brawijaya ini sebelumnya dianggarkan dari dana  APBD 2014. Empat tahun lalu, sudah dianggarkan untuk mega proyek Jembatan Brawijaya sebesar Rp 66 Milliar. (prijo)

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4991029
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
5589
6545
35490
4814057
175425
4991029
Your IP: 54.92.173.9
2018-05-24 17:40