Gembleng Kader Melek politik, PW IPNU Jawa Timur Adakan Sekolah Parlemen

Lintasjatim.com, Nganjuk - Kegiatan Parliamentary School merupakan program sekolah parlemen, pendidikan politik, dan analisa kebijakan publik. Target peserta adalah terbatas pengurus IPNU di masing-masing Pimpinan Cabang IPNU se Jawa Timur. Menjadi yang perdana, PC IPNU Nganjuk sebagai tuan rumah Korda Kediri untuk gelaran kali ini.  

Pembukaan kegiatan pada Senin (27/01) sore, pukul 16.00 WIB. Hadir langsung ketua PW IPNU Jatim, dan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan semacam ini selanjutnya akan dilaksanakan pada setiap Korda se-Jawa Timur.

Ketua PW IPNU Jawa Timur, Khoirul Mubtadiin menjelaskan bahwa Parliamentary School merupakan program kerja Departemen Sospol PW IPNU Jatim, berdasarkan rapat pengurus harian dan Rakerwil 2018 di Malang, yang menjadi eksekusi perdana di korda Kediri.

“Ini perdana, karena tidak banyak yang berani mengambil langkah ini, kami berharap peserta dapat mengikuti dengan hikmat sesuai target.”, terangnya.

Selanjutnya, Rekan Di’in sapaan akrabnya, berharap IPNU akan banyak diskusi, dan terlibat langsung dalam kegiatan advokasi pada pemerintahan, sehingga hubungan baik antara IPNU dan pemerintah akan memberikan sumbangsih pemikiran, serta menyalurkan aspirasi dari rakyat, pada khususnya kalangan santri dan pelajar.

Materi pelatihan diantaranya adalah analisis laporan keuangan, filosofi dan prinsip anggaran, kebijakan publik, sistem penganggaran di daerah, sistem perencanaan, dan disertai praktik teknik advokasi.

H. Bashori M.Si, selaku instruktur merupakan politisi dan praktisi yang memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman tentang parlemen. Pria yang telah lima periode menjadi legisator di DPRD Kabupaten Nganjuk ini mengaku, terinspirasi apa yang dilakukan seniornya, KH. M. Jaelani Ishaq, sehingga merasa berkewajiban melanjutkan perjuangannya dalam memberdayakan pemuda NU.

“Saya kerap melakukan pelatihan sejak menjadi DPR periode kedua, saya melakukan ini karena merasa sebagai kewajiban. Banyak hal masih belum tergarap di NU yang perlu kita tau, banyak selama ini masih belum ada yang memikirkan dan mengerjakan itu.”, ungkapnya.

Selama 3 hari para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, banyak ilmu dan berbagi pengalaman baru mereka dapatkan, pengakuan dari salah satu peserta yaitu Joko Saiful delegasi dari PC IPNU Tulungagung, menyatakan siap menjalankan di daerahnya.

“Ilmu baru, meskipun PC selama ini sering mengadakan pelatihan namun tidak banyak berani menyentuh ranah pelatihan politik dan parlemen, selanjutnya kita berusaha mempraktekkan ilmu itu.”, kata Joko.

Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, hingga penutupan pada Rabu (29/01) pukul 09.00 WIB. Rencana tidak lanjut terdapat tiga poin, yakni advokasi, audiensi dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta sekolah parlemen sebagai upaya menularkan ilmu serta materi yang diperoleh selama mengikuti parliamentary school.(tuh/im)

 

Redaktur/ : Moh. Maftuhul Khoir

Editor : Imam Samsul A

 

Rate this item
(1 Vote)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

13196397
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
13553
29130
131605
12829965
455063
621835
13196397
Your IP: 3.226.122.74
2020-02-21 15:19