lintasjatim.com

lintasjatim.com


Download link: Download or read Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook

Read Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook online download e-book






File Name: Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook
Total Downloads: 724
Formats: djvu | pdf | epub | kindle
Rated: 7.2/10 (12 votes)



DOWNLOAD Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook



































































Buy Stephenson Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook ebook download Download Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook PDF Download Buy Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook android Ebook Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook txt download Love Me Or Hate Me Lil Wayne Five Different Types Of Love The Anointing That Works Neal Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook pdf download Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook Epub Download Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook pdf download List of Books IX‐X ... Chemistry Books for Students: ... General Science for Classes IX and X. Punjab Textbook Board, Lahore. 2. Ababio, Osei Yaw. 7/27/2016 · "Ababio" Chemistry Textbook - Osei Yaw Ababio - Education (2) - Nairaland. Nairaland Forum / Nairaland / General / Education / "Ababio" Chemistry Textbook ... THE INTERNATIONAL SCHOOL UNIVERSITY OF IBADAN ... A Comprehensive History textbook on Africa and the Wider ... New School Chemistry Osei Yaw Ababio Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook txt download Osei Yaw Ababio Chemistry Textbook download 6/3/2016 · Good High School Chemistry Books ... new school chemistry by Osei yaw Ababio. ... Another AMAZING textbook is Chemistry: ...
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Ikatan Mahasiswa Delta Sidoarjo (IMATA) menggelar aksi penggalangan dana peduli korban Tsunami Banten dan Lampung selama dua hari di depan Ramayana Mall Sidoarjo dan di Jl.Gubernur Suryo Sidoarjo.

Acara yang dilaksanakan Minggu dan Kamis 30 Desember 2018 dan 3 Januari 2019 itu dikoordinatori oleh Rahmat Tri salah satu pengurus IMATA. Penggalangan dana yang dilakukan oleh IMATA tersebut mendapatkan sejumlah uang sebesar 1.439.900 rupiah.

"Aksi penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada korban Tsunami Banten dan Aceh. Meskipun jumlahnya tidak besar, kami berharap melalui doa, korban Tsunami dapat segera pulih," tutur Faiq Farodiz Damang, ketua IMATA.

Donasi tersebut akan disalurkan melalu LazisNU Sidoarjo untuk diserahkan kepada korban.

IMATA juga mengajak kepada para Mahasiswa atau pemuda Sidoarjo agar dapat bersama-sama menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama khususnya korban bencana alam yang sering terjadi akhir-akhir ini. (stj).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh DPW PKB Jatim itu juga mengupas sejarah perjuangan para kyai dan santri Nahdlatul Ulama (NU) dalam merebut kemerdekaan RI dengan Resolusi Jihad NU yang dikenal dengan Hari Santri Nasional, dan Syiasah NU melalui KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

IBBNU sapaan akrab Caleg DPRD Provinsi Jatim Dapil 2 Kabupaten Sidoarjo itu menjelaskan, perjuangan para kyai NU dan para santri dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah tidak mudah hanya dengan mengandalkan senjata, tetapi juga "Syiasah" atau politik, tuturnya.

"Salah satu dari cara untuk mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia saat itu adalah Syiasah," tambahnya.

Baca juga: Rasionalitas Menurun, DPW PKB Jatim Gugah Kesadaran Politik Milenial Melalui Dialog

Hadrotus Syaikh Hasyim Asy'ari bersama para kyai NU lainnya bersama-sama membentuk Nahdlatut Tujjar, Taswirul Afkar, Nahdlatul Wathan hingga lahirnya Nahdlatul Ulama (NU).

Belum selesai sampai pada lahirnya NU di tahun 1926 Masehi, NU kembali diuji dua bulan setelah Bung Karno memproklamirkan teks proklamasi. Pasukan Belanda dan Sekutunya tidak mau melepaskan begitu saja kemerdekaan Indonesia. Mereka akan membombardir Surabaya yang pada waktu itu terdapat kantor NU.

Mendengar ultimatum itu para kyai NU tidak tinggal diam. Melalui resolusi Jihad 22 Oktober 1945 Para kyai dan santri membetuk barisan Laskar Hizbullah untuk melawan penjajah dan akhirnya menang dalam pertempuran 10 November 1945 yang disebut dengan Hari Pahlawan dan 22 Oktober sebagai hari santri.

Ibbnu menjelaskan, fakta sejarah ini telah lama hilang dari permukaan bumi karena politik dan penguasa saat itu yakni orde baru tidak ingin para kyai NU dan santri berada didepan dalam menentukan arah bangsa Indonesia.

Barulah di era presiden ke-4 RI (Gus Dur), kaum sarungan takni para kyai dan santri mendapatkan tempat untuk dimintai pertimbangan, diajak musyawarah dalam melanjutkan azaz dasar yang telah dirumuskan oleh para syuhada yakni Pancasila.

Oleh karena itu, dalam Dialog Interaktif tersebut Ibbnu Azzar Firdaus mengutip pesan Ketua DPW PKB Jatim yang juga cucu dari KH. Bisri Syansuri pendiri NU agar generasi milenial tidak ogah terhadap politik. Karena generasi millenial inilah yang nantinya akan menjadi penerus masa depan bangsa ini. "Masa depan suatu bangsa, salah satunya ditentukan melalui proses politik," ujarnya.

Kaum millenial harus peduli politik, harus tau detail prosesnya, harus faham betul tujuannya. Bahwa berpolitik itu salah satu jalan untuk menuju terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

"cita-cita itulah yang mendasari kami untuk terus menyampaikan kepada kaum millenial yang terkenal dengan idealismenya itu untuk bergerak melawan segala bentuk politik transaksional," pungkas Ibbnu. (Chr/stj).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar acara dialog interaktif dengan tema "Kesadaran Politik Milenial" pada Senin 24 Desember 2018, di Taman Tanjung Puri Kabupaten Sidoarjo.

"Acara ini diikuti oleh 180 pemuda milenial dari unsur mahasiswa, wirausaha, dan kelompok kreatif dan pemuda pada umumnya di Kabupaten Sidoarjo," tutur Ainun Najib salah satu panitia acara tersebut.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik bagi milenial, acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB sampai 16.00 WIB itu juga memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan ditengah media sosial yang kerap kali mengaburkan rasionalitas generasi milenial saat ini.

Ibbnu Azzar Firdaus sekretaris Garda Bangsa Jawa Timur dan H. Abdul Halim Iskandar ketua DPW PKB Jawa Timur merasa miris dengan kondisi saat ini. Banyak budaya dan sejarah yang sengaja dikaburkan dari realitas perjuangan bangsa ini jelang Pemilu 2019. Sehingga pemilih milenial tidak lagi menggunakan rasionalitas untuk menentukan pilihannya pada Pemilu 2019 nanti.(chr/stj).

Lintasjatim.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Komisariat PMII Tarbiyah Surabaya Selatan menggelar acara pengajian umum bersama warga Desa Wonocolo Surabaya, Selasa 4 Desember 2018.

Pengajian yang digelar di halaman Komisariat PMII Tarbiyah tersebut diikuti ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan Warga Sekitar Wonocolo.

"Peringatan hari kelahiran Nabi SAW tersebut dilaksanakan bersama warga guna mensyiar ukhuwah islamiyah di kalangan masyarakat. Selain itu, pengajian tersebut sebagai momentum mempererat talisilaturahmi antara mahasiswa dan warga sekitar kampus UINSA. Karena mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah tersebut saat ini hidup berdampingan bersama warga Kecamatan Wonocolo," papar Ketua Komisariat PMII Tarbiyah Surabaya Selatan.

Melalui peringatan maulid Nabi SAW itu PMII Surabaya Selatan berharap menjadi sarana memperkokoh rasa kemanusiaan 'ukhuwah Basyariah' mahasiswa dengan masyarakat sekitarnya.

Pengajian yang diisi oleh KH Syaiful Jazil dari Pondok Pesantren Al- Jihad Wonocolo Surabaya tersebut menjelaskan tentang perjalanan Nabi Muhammad dalam berdakwah yang harus diteladani oleh generasi muda dan masyarakat pada umumnya.

Pengajian diakhiri dengan pembacaan sholawat Nabi bersama yang diiringi banjari dari Jombang, Nur Hadad.(stj).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Langkah politik yang diambil oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan mengusung KH.Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Jokowi Widodo pada Pilpres 2019 sudah benar.

Pernyataan ketua PCNU Sidoarjo tersebut disampaikan pada acara pembukaan rapat kerja (Raker) LPP DPC PKB Sidoarjo, Sabtu 17 November 2018 di Halogen Hotel Sidoarjo.

Usai berkunjung ke kantor PBNU, ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo memahami betul apa yang menjadi kekhawatiran PBNU atas negeri ini, sehingga PBNU lagi-lagi harus benar-benar bisa mengendalikan situasi politik negeri ini melalui jalur politik atau yang disebut dengan 'Siyasah' dalam istilah NU nya.

"Organisasi besar semacam NU tidak mungkin berjalan tanpa musuh, apalagi urusan 'Siyasah'. Kelompok yang sedang melakukan perlawanan dengan NU mencoba untuk terus menggencarkan isu public distrust," ungkap KH.Maskhun dalam sambutannya.

Masih pemaparan KH.Maskhun, public distrust terus digulirkan untuk merubah peradaban bangsa Indonesia yang selama ini dijaga oleh NU dengan mendelegitimasi kekuatan NU agar masyarakat tidak lagi patuh dan tawadhu terhadap kyai atau ulama. Mereka menerapkan public distrust tersebut dengan menggunakan istilah-istilah ulama, ustadz dan para penceramah yang telah didoktrin oleh mereka.

"Yang jelas hari ini mereka memaksa kita untuk bertarung melalui jalur politik," ujar KH.Maskhun.

Untuk menentukan apakah Indonesia masih berlanjut dengan sistem NKRI nya atau berakhir dengan sistem Khilafah, 2019 adalah awal proses pembentukan sistem itu di negeri kita ini.

Terkait pencalonan KH.Ma'ruf Amin sebagai Cawapres 2019 ketua PCNU Sidoarjo menyakini bahwa hal itu merupakan keputusan PBNU yang dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

"Dan yang kami yakini selama ini kyai NU pasti akan hadir ketika Negara dalam kondisi genting." Artinya "NU harus menjadi penentu arah kebijakan," pungkas ketua PCNU Sidoarjo.(coi/stj).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo melakukan pembekalan untuk calon legislatif (Caleg) sekaligus Rapat Kerja (Raker) DPC PKB Sidoarjo.

Raker LPP DPC PKB Sidoarjo tersebut dilaksanakan di Hotel Halogen Juanda pada Sabtu-Minggu, 17-18 November 2018 dengan tema Merebut Pasar dan Mempertahankan Basis Menuju Kemenangan 2019.

Pada acara Raker itu PKB juga mengundang Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat NU, GP.ANSOR, Fatayat, IPNU, IPPNU maupun Pagar Nusa. Dengan kehadiran para pengurus NU dan Banom ini diharapkan terjaga sinergitas PKB dengan NU dan Banom, bersama-sama berfikir untuk kepentingan umat dan Nahdlatul Ulama melalui raker ini, kata H. Nur Achmad Syaifuddin ketua LPP DPC PKB Sidoarjo.

"PKB mendekat kepada Nahdlatul Ulama karena PKB memang dilahirkan oleh Nahdlatul Ulama. Sedangkan partai lain mendekati Nahdlatul Ulama mungkin hanya untuk meraih suaranya saja," tutur Nur Achmad Syaifuddin dalam Sambutannya.

Apa yang kita pikirkan PKB bersama NU melalui Raker ini tidak hanya untuk kepentingan jangka pendek pada pemilu saja tetapi untuk kepentingan jangka panjang juga, tutup pria yang akrab disapa Cak Nur itu.(coi/stj).

Lintasjatim.com, Mojokerto - Dalam memperingati Hari Santri Nasional 2018, Blawong Putra Delta bekerjasama dengan Motrafed Surabaya dan KEMENAG RI menyelenggarakan Leadership Training for Students 2018.

Kegiatan ini menjadi menarik karena Training ini merupakan sebuah sinergi dari dua entitas organisasi yang secara kasat mata berbeda, Blawong Putra Delta sebagai organisasi mutakhorrijin Al-Falah Ploso yang bertempat di Sidoarjo dan Motrafed Surabaya sebagai lembaga training yang selama satu dekade berkecimpung dalam training-motivation.

Ketua Motrafed Surabaya Ahmad Malih Najid mengatakan bahwa sinergitas ini memiliki potensi yang besar untuk lebih berkembang dan menjadi tawaran baru dalam ranah training-motivation.

"Kedepannya apa yang menjadi expertise Blawong akan menjadi isi dari training kita, dan bagaiman kemudian menuangkannya dalam sebuah format training akan menjadi tugas teman-teman Motrafed," tukas Gus Malih yang juga cicit dari Wakil Rois Akbar KH. Faqih Maskumambang ini.

Dalam sambutannya Ahmad Miftahul Haq selaku Ketua Yayasan Blawong Putra Delta menyampaikan, "Ini adalah sebuah ikhtiar untuk memberikan bekal bagi para siswa-siswi madrasah aliyah agar menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas akal namun juga mulia hati."

Kegiatan yang bertempat di Villa Narwastu Pacet ini diikuti oleh 65 siswa-siswi dari 22 madrasah aliyah baik negeri maupun swasta Se-GERBANGKERTASUSILA dan dijadwalkan berakhir pada Kamis 25 Oktober 2018. (Stj/Chr).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Dalam rangka menyemarakkan peringatan hari santri nasional tahun 2018, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sidoarjo bekerjasama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) mengadakan kegiatan Festival Band, Senin 22 Oktober 2018.

Fastival Band yang di gelar di Parkir Timur Gelora Delta Sidoarjo ini sangat meriah. Hal ini ditandai banyaknya antusias pemuda Sidoarjo yang ikut meramaikan festival tersebut.

Festival yang di gelar oleh Disporabudpar dan PC IPNU IPPNU Sidoarjo ini diikuti oleh 20 group band pemuda dan santri. Peserta di wajibkan menyanyikan lagu "Dari santri untuk negeri" karya band MOT kecamatan Tanggulangin kabupaten Sidoarjo.

"Festival ini di gelar di untuk menyambut hari santri nasional, sebagaimana kita ketahui bahwa santri termasuk salah satu pejuang untuk merebut kemedekaan Indonesia," Ujar Abid Ketua Cabang IPNU Sidoarjo.

Sementara itu kepala Disporabudpar kabupaten Sidoarjo menjelaskan kerjasama dengan IPNU IPPNU sebagai upaya untuk santri isasi pelajar Sidoarjo.

"Bahwa santri mempunyai banyak kelebihan tidak hanya bersarung dan berkopyah, akan tetapi bisa berkarya seperti pemuda umumnya, salah satunya adalah berkarya melalu musik," Ujar kepala Disporabudpar Djoko Supriyadi. (Stj/crdn).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh presiden Jokowi sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Penetapan Hari Santri tersebut disambut gembira oleh para santri dan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Berbagai peringatan dilakukan diberbagai daerah mulai upacara bendera oleh para santri, organisasi sosial dan pemerintah daerah. Sejumlah acara kirab dan doa juga digelar untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengumandangkan semangat jihad pada tanggal 22 Oktober 1945.

Serangkaian acara tersebut dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan Resolusi Jihad yang telah memantik semangat perjuangan melawan penjajah pada 10 November 1945.

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sidoarjo menyayangkan jika masih ada yang tidak ikut serta menghormati Hari Santri tersebut.

Peringatan Hari Santri tidak dibarengi dengan keikutsertaan upacara sekolah-sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.

"Kami menyayangkan dan kecewa hari yang begitu sakral diperingati dan diraih dengan kucuran keringat, darah dan nyawa para santri tidak dihormati di dunia pendidikan Kabupaten Sidoarjo yang merupakan kota santri," tutur Riza Ali Faizin Ketua PC GP. Ansor Sidoarjo Senin 22 Oktober 2018.

Kebijakan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dengan tidak mengikutsertakan sekolah-sekolah dalam naungan Diknas untuk mengikuti upacara Hari Santri di Alun-alun Sidoarjo tersebut membuat tanda tanya besar bagi GP. Ansor. "Ada apa dengan kepala Diknas Sidoarjo," pungkas Riza. (Stj/crd).

Lintasjatim.com, Sidoarjo - Pada hari ini Ahad 14 Oktober 2018, bertempat di Aula Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo bersama PC IPPNU Kabupaten Sidoarjo mengadakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Perempuan kepada Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tadi dihadiri oleh pelajar putri dari beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Mokhamad Iskak Anggota KPU dari Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat menyampaikan kepada peserta bahwa perempuan memiliki peran penting dalam suksenya penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain memiliki hak suara saat Pemilu nanti, perempuan juga memiliki hak untuk berkecimpung di dunia politik.

Lebih jauh Iskak juga menjelaskan batapa pentingnya keberadaan perempuan dalam politik agar bisa membawa aspirasi perempuan di level penyelengara pemerintahan.

Selain itu agar perempuan juga bisa menjadi pemilih yang cerdas dan bijak dalam menentukan pilihanya. "Tujuan sosialisasi ini untuk mengoptimalkan partisipasi perempuan dalam Pemilu 2019 nanti," ujar Iskak di aula LP.Maarif NU Sidoarjo.

Pada kesempatan itu juga Hikmatul Hidayah ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Sidoarjo menghimbau kepada peserta sosialisasi untuk dapat memastikan diri apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum terdaftar.

Sosialisasi Pendidikan Pemilih Perempuan ini Hikmah berharap kepada kader-kader IPPNU untuk menjadi agen dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi dan hak suara dalam Pemilu 2019 mendatang kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya.

Dari sosialisasi tersebut memberikan pemahaman bahwa pendidikan pemilih merupakan elemen penting dalam demokrasi.

Pemilih yang rasional menjadi ukuran kualitas demokrasi di suatu Negara. Indikasinya pemilih dalam menentukan pilihan politik tidak lagi berorientasi pada kepentingan politik jangka pendek seperti uang dan kompensasi politik yang bersifat individual. 

Justru pilihan politik diberikan kepada partai politik atau kandidat yang memiliki kompetensi dan integritas untuk mengelola pemerintahan. Karena tujuan akhir dari demokrasi adalah kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat (stj/coi).

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

7046120
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2416
11448
13864
6868890
203219
254460
7046120
Your IP: 3.80.32.33
2019-01-21 04:35

Follow Me

<iframesrc="https://www.facebook.com/plugins/page.php?href=https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Flintasjatimcom%2F&tabs=timeline&width=340&height=500&small_header=false&adapt_container_width=true&hide_cover=false&show_facepile=true&appId=766623483475671"width="340"height="500"style="border:none;overflow:hidden"scrolling="no"frameborder="0"allowTransparency="true"allow="encrypted-media"></iframe>