Buntut Kematian Aremania, Nunna Galang Paraf Petisi Untuk Risma Featured

lintasjatim.com, SURABAYA - Dua Aremania yang tewas di Sragen, Jawa Tengah berbuntut dengan kemunculan penggalangan paraf petisi di change.org. Pemilik akun bernama Nunna Estha melayangkan petisi itu kepada Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya yang kembali terpilih untuk periode kedua.
 
Petisi itu berjudul "Nyawa Saudaraku Lebih Mahal Daripada Predikat Supporter Terbaik".
 
Isi petisi itu mendesak agar Risma bertindak atas perilaku pendukung Surabaya United, Bonek yang dikabarkan menyerang para Aremania sehingga dua nyawa Aremania melayang.
 
Nunna membandingkan ketika Risma marah karena tanaman diTaman Bungkul rusak akibat warga Surabaya yang berebut es krim. Sementara ketika ada Aremania yang meninggal akibat perlakuan Bonek, Nunna ingin ada sikap yang keluar dari Risma.
 
"Dulu saat taman kota mu di injak-injak oleh anakmu sehingga bunga-bunga kesayangan mu MATI kau teramat murka. Saat ini anak-anakmu telah menginjak-injak kepala saudara-saudara ku hingga mereka MATI, KEMANA murkamu? Apakah bunga-bungamu lebih berharga dari mereka para saudaraku?" tulis Nunna.
 
Petisi itu telah ditandatangani oleh 2.922 orang dalam waktu tiga jam. Dalam petisi itu, Nunna juga mengutarakan upaya Aremania mempersatukan solidaritas para pendukung sepakbola di Tanah Air.
 
Aremania menunjukkan hal itu dengan menyediakan bendera Merah Putih besar yang dibentangkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
 
"Kami para Aremania yang mulai lelah dengan ini semua mulai mengangkat tangan kami untuk menjahit kain selembar demi selembar selama beberapa bulan untuk membuat bendera Indonesia terbesar sedunia yang kami harap bisa menjadi suatu media untuk pemersatu suporter se Indonesia" tampilan potongan tulisan Nunna di change.org.
 
Berikut link petisi Nunna yang diunggah di change.org.http://www.change.org/p/walikota-surabaya-dr-h-c-ir-tri-rismaharini-nyawa-saudaraku-lebih-mahal-daripada-predikat-suporter-terbaik?
 
Perseteruan antara Aremania dengan Bonek sejak era 80-an tiada kunjung berhenti hingga sekarang. Di tengah upaya bangkitnya persepakbolaan Indonesia, peristiwa terbunuhnya dua Aremania oleh Bonek di Sragen, Jawa Tengah menghadirkan duka bagi para insan pecinta sepakbola di negeri ini.*
Rate this item
(0 votes)

352 comments

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan salah satu portal berita di Jawa Timur yang menjadi rujukan masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia. Informasi ter-Update serta penyajian yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

3710758
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
5297
9216
23275
3540221
179987
3710758
Your IP: 54.198.2.110
2017-11-21 13:37