Jembatan Brawijaya 4 Tahun Mangkrak, DPUPR Kota Kediri Lakukan Uji Beban Agar Pembangunan Bisa Dilanjutkan

Lintasjatim.com, Kediri - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri melakukan uji beban jembatan dengan menggandeng Universitas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Sukolilo, Surabaya, pukul 09.00 WIB, Kamis (10/5/2018).

Saat dikonfirmasi, Ir. Mudji Irmawan dari ITS Surabaya selaku Ketua Tim Penguji Beban Jembatan menjelaskan, pengujian jembatan dengan melibatkan truck bermuatan total 444 ton, dari 16 truck, masing-masing beban truck berisi matrial seberat 25 ton hingga 26 ton.

Model uji coba pertama, posisi truck berjajar awal 4 truck disusul 16 truck disisi Barat Sungai. Kemudian, dilanjutkan sisi Timur Sungai 16 truck.

"Uji beban tersebut dilakukan dengan memasang berbagai peralatan untuk mengukur getaran jembatan. Kendaraan berat berbagai ukuran juga rencananya akan digunakan dalam uji coba tersebut," terang Mudji.

Ia menambahkan, pertama defleksi berupa pengukuran penurunan jembatan saat dilalui beban kendaraan.

"Posisinya untuk mengetahui guncangan kendaraan, bisa dirasakan seperti orang dugem," beber Mudji yang juga Dosen Teknik Sipil ITS.

Dia memperkirakan hasil laporan uji beban Jembatan Brawijaya bisa diberikan ke Dinas PUPR paling lama satu bulan ke depan, dan paling cepat satu minggu.

"Hasil laporan uji beban sebagai rekomendasi untuk melanjutkan pembangunan layak tidaknya bangunan Jembatan Brawijaya ini untuk diteruskan," urainya.

Disinggung standart lamanya jembatan untuk bisa beroperasi, menurut Mudji bahwa jembatan secara ekonomi bisa digunakan selama 50 tahun, namun untuk standartnya jembatan bisa beroperasi selama 25 tahun.

"Hasil perhitungan tersebut nantinya dapat ditentukan batas beban jembatan dan perhitungan usia jembatan. Sekaligus sebagai rekom untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Brawijaya sepanjang 177 meter," ungkapnya.

Untuk diketahui, Jembatan Brawijaya ini sudah lama mangkrak kurang lebih 4 tahun. Hari ini, upaya Pemkot Kediri melakukan uji beban Jembatan Brawijaya, melalui Dinas PUPR merupakan langkah awal untuk bisa melanjutkan pembangunan jembatan tersebut.

Tahun ini, masyarakat Kota Kediri berharap Pembangunan Jembatan Brawijaya bisa dilanjutkan, sehingga masyarakat Kediri dan sekitarnya bisa menikmati dan juga bisa mengurai kemacetan.

Jembatan Brawijaya ini sebelumnya dianggarkan dari dana  APBD 2014. Empat tahun lalu, sudah dianggarkan untuk mega proyek Jembatan Brawijaya sebesar Rp 66 Milliar. (prijo)

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lintas Jatim merupakan portal berita yang menyajikan berbagai informasi aktual seputar peristiwa atau kegiatan yang ada di Jawa Timur.

Siapa calon Gubernur Jatim Favoritmu?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
4988565
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
All days
3125
6545
33026
4814057
172961
4988565
Your IP: 54.80.81.223
2018-05-24 09:43